Laporkan Penyalahgunaan

Popular Posts

Contac Us

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut

Jumlah Pengunjung

Arsip

Labels List

Kelas Growth Blogger dari Growthing.id

Popular

Penyebab Mesin Cuci Cepat Rusak

Penyakit bisa datang dari mana saja salah satunya dari pakaian yang kita gunakan. Sebab pakaian yang kita gunakan untuk beraktivitas di luar rumah memiliki potensi terkontaminasi virus, bakteri dan mikroorganisme lain yang berbahaya bagi kesehatan. Maka dari itu setelah sampai di rumah disarankan untuk segera melepas pakaian dan dicuci dengar benar menggunakan detergen agar kuman dan bakteri penyebab penyakit hilang. 

Kini seiring perkembangan teknologi pekerjaan mencuci bukan lagi pekerjaan yang melelahkan. Sebab kini telah hadir mesin cuci. Ada banyak keunggulan yang dimiliki oleh mesin cuci. Adapun keunggulanya adalah lebih praktis, mudah dan pastinya lebih hemat waktu dan tenaga jika di bandingkan dengan tangan.

Di samping memberikan kemudahan mesin cuci juga dapat mengalami kerusakan. Saat mengalami kerusakan ini tentu kita akan kebingungan dan juga kerepotan. Karena jadwal mencuci menjadi kacau sehingga cucian semakin menumpuk.

Nah berikut ini adalah beberapa penyebab mesin cuci cepat rusak yang perlu kita perhatikan.

1. Terlalu banyak deterjen

Selama ini kita sering menganggap semakin banyak deterjen akan semakin baik. Ternyata terlalu banyak deterjen menjadi salah satu penyebab mesin cuci cepat rusak seperti di lansir dari dari Think Tank Home.

Penggunaan deterjen yang terlalu banyak dapat menahan kotoran di pakaian. Sehingga membuat bakteri dan kotoran terperangkap dalam pakaian. Maka dari itu kita bisa menggunakan setengah deterjen, selanjutnya tuangkan secara perlahan lalu tingkatkan jumlah deterjen jika pakaian kurang bersih setelah di cuci. Atau kita juga bisa memperhatikan petunjuk penggunaan di kemasan deterjen. Perlu di ingat penggunaan deterjen yang terlalu banyak justru tidak efektif sebab membuat residu menumpuk dan mesin menjadi kotor. 

2. Pakaian Terlalu Banyak

Anggapan agar pekerjaan mencuci baju cepat selesai dengan memasukkan pakaian terlalu banyak ke dalan mesin cuci adalah tidak benar. Sebab, mengutip The Spruce, pakaian terlalu banyak dimasukkan ke dalam mesin cuci jadi salah satu penyebab mesin cuci cepat rusak.

Pakaian yang masuk ke mesin cuci dan melampaui kapasitas membuat mesin cuci cuci bekerja lebih keras dan tidak seimbang. Jika hal ini sering dilakukan maka mesin cuci akan cepat rusak karena beban yang terlalu berat. Selain itu juga pakaian tidak dapat bersih merata karena pakaian terlalu banyak yang menumpuk di dalam. 

 3. Tidak Membersihkan Mesin Cuci 

Salah satu penyebab mesin cuci cepat rusak lainnya adalah tidak membersihkan mesin cuci. Meskipun mesin cuci kelihatan bersih karena rutin digunakan dengan air dan sabun. Mesin cuci tetap perlu rutin dibersihkan seperti peralatan elektronik lainnya.

Beberapa bagian mesin cuci yang cepat rusak diantaranya, filter pakaian, tempat deterjen dan pintu mesin cuci. Sisa-sisa kotoran dan deterjen yang menumpuk membuat mesin cuci cepat rusak dan juga mempengaruhi pakaian yang dicuci. 

4. Mesin cuci otomatis sudah menjadi pilihan yang populer

Saat ini mesin cuci otomatis banyak menjadi pilihan sebab lebih praktis di bandingkan dengan mesin cuci dua tabung. Dengan mesin cuci otomatis kita tidak perlu repot-repot lagi merendam, mengucek dan memeras baju sebelum di jemur. Hanya dengan memasukkan tumpukan pakaian kotor ke dalam mesin cuci lalu dinyalakan. Kemudian sambil menunggu mesin selesai bekerja kita bisa melakukan aktivitas lain.

Karena terlihat praktis dan mudah, tentunya ada beberapa hal yang membuat kita salah menggunakannya, sehingga mesin cuci otomatis mengalami kerusakan. Agar mendapatkan hasil cucian terbaik dan mesin cuci tidak mudah rusak, kita harus mengetahui cara menggunakan mesin cuci. Berikut ini adalah cara menggunakan mesin cuci otomatis dengan benar;

1. Memisahkan pakaian

Langkah pertama pisahkan pakaian berdasarkan warna. Pewarna pada pakaian, terutama yang baru, akan luntur saat dicuci dan bisa merusak pakaian lainnya. Cara paling mudah memisahkan pakaian adalah berdasarkan warna gelap dan terang. Selain itu pisahkan pula pakaian bernoda, beberapa noda perlu perawatan khusus sebelum dapat dicuci dengan mesin cuci. Selanjutnya Pisahkan juga bahan jenis jeans atau denim. Lalu pisahkan juga berdasarkan berat kain. 

2. Memasukkan jumlah pakaian

Jika kita salah memasukkan kapasitas baju ke dalan mesin maka akan membuat boros air dan deterjen. Selain itu juga membuat hasil akhir cucian kurang bersih. Beberapa mesin cuci memberi pilihan jumlah air yang akan digunakan dan hal tersebut berdasarkan jumlah pakain yang akan kita cuci.

3. Mengatur putaran mesin cuci

Mengatur putaran mesin cuci merupakan cara menggunakan mesin cuci agar tidak mudah rusak. Menentukan siklus putaran mesin cuci sangat penting. Sebab hal ini sangat berguna untuk memaksimalkan pencucian dan juga menjaga keawetan pakaian. Maka dari itu sebelum proses pencucian dimulai kita harus terlebih dahulu menentukan siklus putaran mesin cuci. 

Untuk pakaian sehari-hari gunakan siklus putaran normal, untuk pakaian berbahan sutra gunakan siklus lembut. Sedangkan untuk bahan sintesis seperti rayon, polyester dan rajutan gunakan siklus permanen.

4. Menambahkan deterjen dan pelembut/pengharum

Agar pakaian harum dan lembut kita bisa menambahkan deterjen dan pengharum/pelembut pakaian. Jika mesin cuci kita jenis front loading, kita gunakan kotak dispenser deterjen. Sedangkan untuk mesin cuci tipe top loading disarankan untuk memasukkan deterjen terlebih dahulu sebelum memasukkan baju, tujuannya agar deterjen tidak menodai pakaian. 

5. Segera jemur

Setelah dicuci hendaknya baju segera dijemur. Sebab membiarkan baju terlalu lama membuat baju menjadi bau. Hal ini karena masih ada sisa air. Maka dari itu, jemur baju segera setelah selasai di cuci.

Jika kita menggunakan mesin cuci otomatis dengan benar. Maka hasil cucian akan bersih maksimal, selain itu juga mesin cuci tidak akan cepat rusak. 


Related Posts

Posting Komentar