Laporkan Penyalahgunaan

Popular Posts

Contac Us

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut

Jumlah Pengunjung

Arsip

Labels List

Kelas Growth Blogger dari Growthing.id

Popular

Sering Masak di Rice Cooker tapi Nasi Lembek? Ini Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Posting Komentar

Sebagai ibu rumah tangga yang juga bekerja, pagi hari biasanya berjalan cepat. Hidup serasa berkejaran dengan waktu. Ada banyak list kegiatan yang harus dikerjakan mulai dari menyiapkan sarapan, menyiapkan peralatan sekolah anak, dan saya juga harus bersiap kerja. Karena itu, keberadaan alat rice cooker sangat membantu. 


Kalau masih pakai kompor, masak nasi tidak bisa ditinggal. Harus mengecek air, mengecilkan api, dan memastikan tidak gosong. Fokus jadi terbagi, sementara waktu pagi sangat terbatas. Sejak memakai alat penanak nasi, rutinitas pagi terasa lebih tertata. Saya cukup menekan tombol dan bisa mengerjakan hal lain seperti memasak lauk atau menyiapkan bekal.

Saya sendiri memakai Rice Cooker Miyako, yang merupakan kesayangan Nikita Willy. Jadi saya semakin yakin dengan kualitasnya. Soalnya untuk kebutuhan harian, yang dicari bukan hanya bisa memasak, tapi juga awet, nyaman dipakai terus, dan harganya tetap terjangkau.

Ngomong-ngomong soal memasak dengan alat penanak nasi, masalah yang cukup sering dialami adalah nasi menjadi lembek. Padahal beras dan cara memasaknya sama, tetapi hasilnya berbeda.

Dari sinilah saya mulai berpikir, sebenarnya apa yang membuat nasi bisa lembek?

Kesalahan Saat Masak Nasi di Rice Cooker yang Bikin Nasi Lembek

Setelah saya mencari informasi, ternyata seringnya justru karena kebiasaan kecil kita sendiri saat memasak, seperti:

1. Menakar air hanya kira-kira

Ini juga pernah saya lakukan, biasanya karena bangun kesiangan dan harus cepat memasak. Karena merasa sudah sering, saya hanya mengira-ngira airnya. Padahal penyebab utama nasi lembek adalah takaran air yang berlebihan. Maka dari itu penting menggunakan ukuran saat menuangkan air ke dalam panci.

2. Mencuci beras terlalu keras

Saya pernah mencuci beras dengan cara diremas kuat dan dibilas berkali-kali sampai airnya sangat putih. Awalnya saya mengira beras akan lebih bersih. Ternyata justru membuat butir beras mudah patah dan setelah matang nasinya jadi lembek.

3. Langsung diaduk setelah matang

Dulu saya pernah mendengar bahwa nasi harus langsung diaduk setelah matang agar tidak lembek. Saya pun mencobanya. Hasilnya justru sebaliknya, nasi menjadi terlalu lembap dan lembek. Cara yang benar adalah didiamkan sekitar 10–15 menit terlebih dahulu, baru diaduk perlahan agar uap airnya stabil.

Selain tiga hal tadi, hal lain yang tidak kalah penting agar nasi tidak lembek adalah alat penanak nasinya. Jadi gunakan alat penanak nasi yang kualitas pemanasnya stabil.

Gunakan Penanak Nasi yang Berkualitas

Selain kebiasaan memasak, kualitas alat juga berpengaruh. Penanak nasi yang baik memiliki pemanas stabil sehingga suhu tidak naik-turun. Panas stabil membuat air terserap sesuai kebutuhan beras.

Salah satu alat penanak nasi yang punya kualitas baik sehingga bisa kita jadikan andalan sebagai partner dalam memasak adalah Miyako. Saya sudah lama menggunakan alat penanak nasi ini. Jujur awalnya yang bikin saya jatuh cinta sama alat ini adalah panci Nanoal-nya . 

Miyako Andalan untuk Masak Nasi Cepat dan Anti Kerak

Dulu saya pernah memakai alat penanak nasi dengan panci yang lapisannya cepat hilang. Awalnya memang anti lengket, tetapi tidak lama kemudian nasi mulai menempel di bagian bawah. Setiap selesai memasak, yang paling melelahkan justru mencucinya.

Nasi kerak harus direndam dulu. Direndam selama 15 menit sering tidak cukup, kadang sampai berjam-jam baru bisa dilepas. Sementara saya ingin segera memasak lagi. Jadinya masak nasi baru ikut tertunda hanya karena sisa nasi kemarin masih menempel. 

Setelah menggunakan Miyako, saya tidak lagi repot saat ingin memasak nasi baru. Karena Miyako memiliki panci Nanoal yang anti lengketnya 10x lebih tahan lama, bukan hanya di awal pemakaian. Setelah saya pakai sendiri, perbedaannya memang terasa. Sisa nasi tidak lagi menempel keras, cukup dibilas dan dilap ringan sudah bersih.

Selain itu yang membuat saya senang adalah harganya ramah di kantong. Sekitar 200 ribuan saja sudah bisa dibawa pulang.

Ternyata nasi pulen bukan cuma soal cara memasak, tetapi juga alat penanak nasinya. Dengan alat yang tepat, nasi matang lebih merata, nasi tidak mudah menempel, dan memasak jadi lebih praktis tanpa ribet urusan kerak.

Terbaru Lebih lama

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar