Tips menyimpan sayuran di kulkas


Sebagai seorang ibu rumah tangga yang juga bekerja diluar saya harus pandai-pandai dalam mengatur waktu. Salah satu hal yang saya perhatikan supaya hemat waktu adalah kegiatan belanja. Kegiatan ini biasanya saya lakukan seminggu sekali yaitu hari minggu. Sebab dihari aktif, waktu pagi hari saya harus berkejaran dengan jadwal masuk kerja. Sehingga tidak punya cukup banyak waktu untuk pergi ke pasar. Karena ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan pada pagi hari misalnya saja memasak, lalu membersihkan rumah dan menyiapkan keperluan anak sekolah.

Karena saya hanya satu minggu sekali ke pasar. Maka biasanya saya membeli bahan sayur-sayuran dan keperluan dapur yang kiranya cukup untuk satu minggu. Untuk sayuran seperti biasanya saya taruh di dalam kulkas. Sedangkan untuk bahan yang lain saya taruh ditempat yang cukup pencahayaan nya. Sebab jika bahan memasak seperti bawang merah ataupun bawang putih ditaruh di tempat yang lembab maka akan cepat busuk. Jika disimpan dikulkas dikupas dulu lalu dipotong-potong supaya tidak tumbuh.

Ada beberapa cara yang saya lakukan saat menyimpan sayuran didalam kulkas.

Pertama, untuk bahan yang tidak segera dimasak.
Bahan makanan seperti sayuran yang tidak segera dimasak saya bungkus dengan kertas. Cara bungkusnya adalah sebagai berikut, jadi sayuran tersebut saya lipat jadi dia supaya bentuknya pendek. Selanjutnya bagian ujung yang ada daunnya saya bungkus dengan kertas lalu saya ikat dengan karet. Sebenarnya menggunakan kantong kresek juga bisa, tetapi karena saya mengurangi penggunaan plastik saya menggunakan kertas. Bisa kertas koran ataupun kalender yang sudah tidak terpakai.

Kedua, untuk bahan yang besoknya akan saya masak saya taruh dalam botol bekas air minum.
 Jadi biasanya saat malam hari saya akan potong-potong sayuran. Misalnya untuk wortel dan wortel saya kupas kulitnya lalu saya potong kecil-kecil. Selanjutnya potongan sayuran tersebut saya taruh dalam wadah tertutup semisal wadah untuk menaruh bekal nasi. Saya menaruh dalam wadah yang tertutup supaya sayuran tersebut kondisinya segar.

Ketiga, untuk seledri dan daun bawang ditaruh dalam botol bekas air minum.
Jadi botol bekas air minum bisa kita manfaatkan untuk menyimpan bahan sayuran. Caranya adalah sebagai berikut:
1. Ambil dua botol bekas air minum selanjutnya potong menjadi dua bagian. Setelah itu botol dicuci bersih.
2. Cuci bersih daun seledri dan juga daun bawang lalu masukkan ke potongan botol bagian bawah selanjutnya tutup dengan bagian botol yang bagian atas. Untuk daun bawang jika terlalu panjang bisa dipotong menjadi dua bagian.

Dengan cara yang demikian maka kedua bahan memasak tadi akan segar dan awet. Selain itu juga lebih praktis karena sudah dibersihkan dahulu. Jadi tinggal dipakai saja. Selain itu botol bekas air minum tersebut juga bisa dibuat untuk menyimpan tomat. Tetapi untuk menyimpan tomat kita pilih botol yang ukurannya agak besar.

Nah itulah tadi tips untuk menyimpan sayuran supaya tidak mudah kayu. Sehingga saat dimasak bahan makanan tersebut kondisinya tetap segar

Tips Membeli Rumah Agar Tidak Menyesal


Memiliki sebuah rumah adalah impian setiap keluarga. Namun keinginan untuk membeli rumah bukanlah hal yang mudah. Karena harga rumah yang semakin mahal dari hari ke hari. Membuat orang harus benar-benar mengumpulkan dana untuk membeli rumah.  Mengingat harga rumah yang cukup mahal kita harus benar-benar teliti sebelum membelinya. Supaya kita mendapatkan rumah yang sesuai keinginan dan dana yang kita keluarkan tidak sia-sia.

Agar kita tidak kecewa dikemudian hari. Berikut ini adalah adalah beberapa pertimbangan yang harus kita lakukan sebelum membeli rumah :

1. Menyiapkan dana
Mengingat harga rumah yang tidak murah, hal pertama yang harus dipersiapkan untuk membeli rumah adalah kesiapan finansial.  Maka dari itu kita harus menyiapkan jauh-jauh hari dana tersebut. Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk menyiapkan dana tersebut adalah menabung. Jadi, jika kita ingin membeli rumah hendaknya sedini mungkin menyisihkan uang untuk keperluan tersebut. Semakin cepat kita menabung maka semakin cepat pula uang terkumpul. Sehingga semakin cepat pula kita membeli rumah.

2. Memilih lokasi yang strategis
Lokasi yang strategis ini sangat penting karena akan memudah kita dan keluarga dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Untuk strategis atau tidaknya sebuah rumah yang dibeli kita harus melihatnya secara langsung ke lokasinya. Apakah lokasinya dekat dengan jalan raya atau tidak, selain itu apakah lokasinya juga dekat dengan fasilitas umum atau tidak. Memang rumah yang berada ditengah kota biasanya memiliki kemudahan akses. Namun meskipun rumah yang kita beli berada dipinggiran kota, tidaklah masalah. Asalkan jalan menuju ke rumah tersebut mudah dijangkau dengan berbagai macam kendaraan.

3. Memilih tipe rumah yang sesuai keinginan
Ketika membeli rumah hal yang perlu diperhatikan adalah tipe rumah. Hal ini harus kita sesuaikan dengan kebutuhan dan juga dana yang tersedia. Kita harus memastikan bahwa tipe rumah yang kita pilih nyaman dan cocok ditempati oleh seluruh anggota keluarga. Begitupun dengan desain arsitektunya sesuai dengan keinginan keluarga kita. Selain itu pastikan juga bahwa kapasitasnya memadai. Karena tipe rumah yang sesuai dengan keinginan akan menghadirkan kenyamanan bagi penghuninya.

4. Mencari rumah melalui situs propeti
Dengan menggunakan situs properti seperti jual rumah maka kita memiliki kebebebasan untuk mencari tipe rumah sesuai dengan keinginan lalu membandingkan dari satu rumah dengan rumah lainnya. Situs properti memberikan banyak kemudahan bagi kita. Salah satunya adalah menyediakan beragam tipe rumah yang sesuai kebutuhan dan juga memberikan keleluasaan bagi kita untuk memilih rumah yang sesuai.  Selain itu juga, jika kita berminat terhadap salah satu rumah yang ada di situs tersebut, kita tinggal menghubungi nomer yang terdapat dalam iklan tersebut. Melalui nomor kontak tersebut kita bisa melakukan negosiasi ataupun pembelian. Jadi dengan menggunakan cara ini maka kita akan lebih banyak menghemat waktu dan juga biaya.

5.  Menentukan cara pembayaran
Ada dua cara pembayaran yang bisa kita lakukan saat membeli rumah. Pertama dengan cara tunai, kedua dengan cara kredit. Jika dana membeli rumah tersedia maka sebaiknya kita membayarnya secara tunai. Karena selain membuat hati lebih tenang membeli secara tunai akan mendapatkan diskonan/potongan harga. Sebaliknya jika dananya belum tersedia sebaiknya kita membelinya dengan cara kredit. Dengan cara kredit ini maka dana keluarga untuk keperluan yang lain tidak akan terganggu.

Jadi, yang berencana membeli rumah bisa mengikuti tips tersebut supaya tidak menyesal dan rumah idaman berhasil didapatkan.

Nah, bagi kalian yang tinggal di Jakarta dan saat ini sedang mencari rumah baik sebagai tempat tinggal, investasi ataupun tempat usaha. Tidak usah binggung lagi langsung saja kunjungi www.jualrumahjakarta.com.
Disana tersedia berbagai macam tipe rumah yang bisa kita sesuaikan dengan kebutuhan.  Spesifikasi luas setiap rumah, jumlah ruangan dijelaskan secara detail dan terperinci. Sehingga memudahkan kita dalam memilih rumah yang sesuai dengan impian.