Laporkan Penyalahgunaan

Popular Posts

Contac Us

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut

Jumlah Pengunjung

Arsip

Labels List

Kelas Growth Blogger dari Growthing.id

Popular

LAMPU INDIKATOR MESIN MENYALA? SEGERA CEK KE BENGKEL


Lampu indikator mesin tiba-tiba menyala tentunya sering membuat pemilik mobil jadi panik. 

Pasalnya, bila indikator check engine menyala terutama saat mesin hidup banyak pemilik mobil yang takut ada masalah serius pada mesin mobilnya. Apalagi bayang-bayang masalah paling menakutkan dan membuat mereka harus overhaul mesin. Padahal kenyataannya tidak selamanya indikator mesin menyala menandakan adanya kendala seberat itu. Sebab, bisa jadi masalahnya terletak pada bagian mobil yang lain. Berikut adalah beberapa hal yang bisa terdeteksi dari lampu indikator mesin nyala

1. Filter udara bermasalah

Lampu indikator mesin menyala bisa jadi disebabkan adanya gangguan pada filter udara. Gangguan ini biasanya berupa filter yang kotor atau perlu diganti. Filter udara sendiri berhubungan erat dengan mass airflow sensor yang berperan dalam menentukan konsumsi bahan bakar yang akan digunakan berdasarkan udara yang masuk ke mesin mobil. Ketika filter tersumbat kotoran, tentunya suplai udara yang akan masuk ke ruang bakar akan terhambat dan pada akhirnya menimbulkan kerusakan pada mass airflow sensor. Kerusakan pada komponen inilah yang menyebabkan lampu indikator check engine menyala juga. 

2. Lupa menutup tangki bahan bakar

Kedengarannya memang sepele, tapi lupa menutup tangki bahan bakar sangat berbahaya. Bahkan kelalaian ini tak hanya mengakibatkan penguapan bahan bakar tapi juga memicu kebakaran. Tutup tangki bahan bakar biasanya akan terdeteksi oleh sensor ECU. Jika lupa ditutup sensor ini akan mengirimkan sinyal bahaya dan untuk memperingatkan pengendara, lampu indikator mesin mobil akan menyala. 

3. Masalah sensor oksigen

Indikator mesin menyala bisa disebabkan juga akibat adanya gangguan pada sensor oksigen. Komponen ini berfungsi untuk menentukan seberapa banyak bahan bakar yang akan digunakan, serta memantau suplai oksigen pada knalpot. Saat sensor ini rusak, kinerja pada mesin akan terganggu dan merusak komponen catalytic converter. Umumnya kerusakan sensor oksigen disebabkan oleh komponen sensor yang tertutup oleh oli dalam kurun waktu yang lama, sehingga sensor tidak bekerja mengolah oksigen dengan optimal. 

4. Kerusakan catalytic converter

Seperti disebutkan sebelumnya, kerusakan pada sensor oksigen bisa memicu kerusakan pada catalytic converter juga. Saat komponen ini tidak bisa berfungsi untuk mengubah karbon monoksida dan senyawa berbahaya jadi zat yang lebih aman, indikator mesin akan memperingatkan Anda. Gejala kerusakan pada catalytic converter biasanya ditandai dengan penggunaan bahan bakar yang jadi boros, padahal mobil Anda tadinya termasuk sebagai mobil hemat bbm. Kemudian gejala lain yang juga sangat mudah dirasakan adalah mobil yang jadi tidak bertenaga untuk melaju. 

5. Busi bermasalah

Ukuran busi boleh kecil, tapi jika komponen ini bermasalah bisa membawa pengaruh besar terhadap kinerja mobil. Kerusakan busi terjadi akibat pemasangan busi yang tidak tepat atau busi mulai kotor sehingga pembakaran jadi terganggu. Gangguan inilah yang menyebabkan indikator mesin menyala. Untuk mengatasinya, gantilah busi yang sudah kotor dengan yang baru. 

Jika lampu indikator mesin menyala, segeralah menepi dan periksa bagian-bagian yang disebutkan tadi. Itu tadi beberapa penyebab lampu indikator mesin menyala. Beberapa mungkin bisa Anda periksa sendiri


Related Posts

Posting Komentar