Laporkan Penyalahgunaan

Popular Posts

Contac Us

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut

Jumlah Pengunjung

Arsip

Labels List

Kelas Growth Blogger dari Growthing.id

Popular

Liburan Sambil Belajar Sejarah di Kota-kota di Pulau Jawa Ini

 

Sebagai pulau terpadat di Indonesia, Pulau Jawa memang memiliki banyak daya tarik yang sayang untuk dilewatkan. Tengok saja bagaimana Pulau Jawa dikelilingi laut hingga pegunungan yang memiliki pemandangan menakjubkan.

Namun, tak hanya dikenal sebagai pulau terpadat di Indonesia, nyatanya Pulau Jawa juga memiliki banyak kota yang sarat akan sejarah. Bahkan, kota-kota tersebut juga menjadi saksi bisu perjuangan para pahlawan Indonesia ketika memperebutkan kemerdekaan Tanah Air.

Lalu, kota mana saja di Pulau Jawa yang memiliki banyak sejarah? Berikut lima di antaranya. Kamu bisa menjelajahi tempat-tempat tersebut dengan menggunakan Damri yang dipesan lewat Traveloka, lho!

1. Bandung

Bandung selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit warga Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya. Namun, tak hanya menjadi destinasi favorit wisatawan, Bandung juga ternyata memiliki beragam sejarah yang menarik untuk disimak. 

Salah satunya adalah kebakaran besar yang terjadi di Bandung dan dikenal sebagai Peristiwa Lautan Api, yang terjadi pada 23 Maret 1946. Dalam peristiwa tersebut, sekitar 200 ribu penduduk Bandung membakar rumah mereka dan meninggalkan kota menuju pegunungan di daerah selatan Bandung.

Bandung sengaja dibakar oleh tentara Indonesia dan rakyat setempat, untuk mencegah tentara sekutu dan tentara NICA Belanda dapat menggunakan Kota Bandung sebagai markas strategis militer dalam perang Kemerdekaan Indonesia. Setelah peristiwa tersebut, tentara Indonesia bersama milisi rakyat melakukan perlawanan secara gerilya dari luar Bandung. Peristiwa ini mengilhami lagu "Halo, Halo Bandung"yang menjadi kenangan akan emosi yang dialami para pejuang Kemerdekaan Indonesia saat itu, menunggu untuk kembali ke kota tercinta mereka yang telah menjadi Bandung Lautan Api.

Selain terkenal dengan Peristiwa Bandung Lautan Api, Bandung juga memiliki sejarah sebagai tempat diselenggarakannya Konferensi Asia-Afrika yang berlangsung pada 18-24 April 1955. Bertempat di Gedung Merdeka, Bandung, konferensi ini diikuti oleh 29 negara Asia dan Afrika, serta membahas beberapa agenda, seperti kerja sama ekonomi, kerja sama kebudayaan, hak-hak asasi manusia dan hak menentukan nasib sendiri.

2. Surabaya

Jika berbicara tentang sejarah kita di Pulau Jawa, tak lengkap rasanya jika tidak memasukkan nama Surabaya. Ya, dijuluki sebagai Kota Pahlawan, Surabaya dikenal dengan nilai kepahlawanan.

Nilai kepahlawanan tersebut salah satunya terwujud dalam peristiwa pertempuran antara Raden Wijaya dan Pasukan Mongol pimpinan Kubilai Khan pada tahun 1293. Begitu bersejarahnya pertempuran tersebut, bahkan tanggalnya diabadikan menjadi tanggal berdirinya Kota Surabaya hingga saat ini, yaitu 31 Mei.

Namun, heroisme masyarakat Surabaya paling tergambar dalam pertempuran 10 November 1945. Saat itu, warga Surabaya dengan berbekal bambu runcing berani melawan pasukan sekutu yang memiliki persenjataan canggih.

Puluhan ribu warga meninggal dunia karena membela Tanah Air. Peristiwa heroik ini kemudian diabadikan sebagai peringatan Hari Pahlawan, sehingga membuat Surabaya dilabeli sebagai Kota Pahlawan.

3. Yogyakarta

Kemudian, ada pula Yogyakarta yang memiliki sejarah panjang dan dikenal sebagai tempat peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949. Serangan umum tersebut merupakan salah satu pertempuran penting dalam upaya mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Tokoh-tokoh yang terlibat dalam serangan ini adalah Jenderal Soedirman, Kolonel A.H Nasution, dan Letkol Soeharto. Sedangkan dari pihak Belanda, yaitu Van Mook dan Joseph Maria Beel.

Pecahnya serangan ini dilatarbelakangi usaha Belanda yang ingin kembali menguasai Tanah Air pasca-proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Selain itu, Belanda juga menolak resolusi Dewan Keamanan PBB yang berisi ultimatum, agar mereka menghentikan aksi militer di Indonesia dan mengakui kedaulatan Pemerintahan RI. Bahkan, penolakan Belanda juga tampak dari agresi militer terhadap Indonesia.

4. Jakarta

Selanjutnya, ada Ibu Kota Indonesia, Jakarta, yang juga memiliki sejarah yang menarik untuk disimak. Salah satunya adalah nama kota yang sebelumnya telah berubah beberapa kali, sebelum akhirnya ditetapkan dengan nama Jakarta.

Ya, pada abad ke-14, daerah Jakarta dikenal dengan nama Sunda Kelapa, yang berada di bawah kekuasaan Kerajaan Pajajaran. Daerah Sunda Kelapa dikenal sebagai kota pelabuhan yang sibuk, di mana kapal-kapal dari pedagang, seperti India, China, Arab, hingga Eropa, bertukar barang komoditas di sini.

Setelah Sunda Kelapa, pada 1527 daerah ini kembali berganti nama menjadi Kota Jayakarta yang diartikan sebagai kemenangan. Namun, pada 30 Mei 1619, Kota Jayakarta dikuasai oleh Pemerintah Belanda (VOC) dan mengganti namanya menjadi Batavia. Nama Batavia terus dipakai selama tiga abad, yakni mulai 1619 hingga 1942.

Hingga akhirnya, setelah Kemerdekaan, daerah ini kembali berubah nama menjadi Jakarta dan menjadi Ibu Kota Republik Indonesia. Nama Jakarta kembali dikukuhkan pada 22 Juni 1956 di masa pemerintahan Wali Kota Jakarta, Sudiro (1952-1960).

Bagaimana, tertarik mengunjungi kota-kota bersejarah di atas? Nah, biar keliling kota bersejarah di Pulau Jawa semakin asyik dan praktis, kamu bisa mencoba mengunjunginya dengan naik bus Damri yang dipesan melalui Traveloka. Yuk, liburan sambil belajar sejarah di deretan kota di Pulau Jawa ini.


Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar