Pengembangan kualitas SDM menuju Indonesia Maju


4 Jalur peningkatan kualitas SDM

Sebenarnya apa yang membuat negara menjadi negara maju. Apakah karena usianya? Ternyata tidak karena negara Singapura merdeka tahun 1965 tetapi kini sudah menjadi negara maju. Apakah karena luas wilayahnya?  Rupanya juga tidak karena negara Jepang jika dibandingkan dengan pulau Sumatera ternyata lebih luas pulau Sumatera, selain itu Jepang sering mengalami gempa tetapi menjadi negara maju. Dari sini bisa kita lihat bahwa penentu dari kemajuan sebuah negara bukanlah dari usianya ataupun luas wilayahnya tetapi ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya.

Berbicara mengenai negara Indonesia, negara kita memiliki bonus demografi usia produktif yang cukup banyak. Hal ini bisa berdampak positif dan juga berdampak negatif. Dampak negatifnya jika tenaga produktif tersebut tidak memiliki keahlian maka akan menjadi pengangguran karena kalah bersaing dengan mereka yang memiliki keahlian. Sebaliknya jika penduduk produktif tersebut memiliki kualitas yang mumpuni hal tersebut akan menjadi aset bagi bangsa ini untuk mengolah kekayaan negeri. 

Oleh karena itu pondasi supaya negara kita menjadi negara maju adalah membangun kualitas sumber daya manusia. Hal ini juga sejalan dengan slogan yang diusung oleh pemerintah pada peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke 74 "SDM unggul Indonesia maju". Jadi untuk menjadi negara maju negara kita harus fokus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sehingga dengan meningkatnya kualitas sumber daya manusia akan melahirkan manusia  yang memiliki keterampilan, kemampuan kerja dan loyalitas kerja yang tinggi.

4 jalur untuk membangun kualitas SDM

Ada empat jalur yang bisa digunakan untuk membangun kualitas sumber daya manusia. 

Pertama, melalui jalur pendidikan
Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia fsilitas dibidang pendidikan harus diperbaiki dan juga ditambah. Hal yang terpenting pula adalah tersedia perpustakaan dan laboratorium disekolah. Dengan adanya laboratorium maka pengetahuan konsep akan diterapkan di laboratorium. Sehingga siswa tidak hanya memahami konsep tetapi juga memiliki keahlian dalam menerapkan pengetahuan yang dimiliki. Selanjutnya dengan adanya perpustakaan maka pengetahuan siswa akan semakin bertambah. Karena bisa jadi salah satu faktor rendahnya literasi di Indonesia bukan karena kurangnya minta baca. Tetapi karena tidak tersedianya fasilitas buku bacaan. 

Sedangkan untuk guru diadakan pelatihan dan juga pembinaan. Pelatihan yang dilakukan hendaknya dilakukan secara berkala di setiap jenjang pendidikan. Begitupun dengan pembinaan, juga dilakukan secara berkala disetiap daerah. Dengan demikian maka terlahir guru yang kompenten dan profesional dibidangnya.

Kedua, melalui jalur balai latihan kerja
Melalui balai latihan kerja ini maka generasi muda bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan. Selain itu pula melalui  balai latihan kerja ini ketrampilan dan keahlian semakin diasah dan juga semakin berkembang. Karena tidak dipungkiri untuk dapat bersaing di dunia kerja salah satu syarat mutlaknya adalah memiliki keahlian. Sehingga dengan mengikuti pelatihan di balai latihan kerja generasi muda memliki bekal guna bersaing di dunia kerja.

Ketiga,  melalui jalur pembinaan
Pembinaan ini memiliki bertujuan untuk mengatur dan membina manusia melalui program-program pengembangan usaha. Semisalnya dengan melakukan pembinaan terhadap UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Jadi masyarakat yang tingkat pendidikan rendah bisa dimaksimalkan potensinya melalui UMKM. Melalui UMKM ini pulalah nantinya perekonomian masyarakat akan semakin meningkat dan pengangguran juga akan semakin berkurang.

Keempat, melalui tempat kerja
Adapun program peningkatan kualitas SDM ditempat kerja adalah sebagai berikut
1. Memberikan kesempatan untuk berkreasi
Karyawan hendaknya diberikan kesempatan untuk mengembangkan ide yang dimilikinya. Dengan demikian makan akan tercipta iklim kompetitif yang sangat produktif. Dimana para karyawan berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaannya. 

2. Memberikan reward
Dengan memberikan reward kepada karyawan yang berprestasi maka akan memacu semangat karyawan yang lain untuk berprestasi. Sehingga nantinya para karyawan akan terus menggali potensi dirinya supaya berprestasi.


3. Memberikan pelatihan.
Supaya keahlian karyawan meningkatkan maka perlu diadakan pelatihan. Hendaknya pelatihan yang dibuat harus terjadwal secara berkala. Selain itu pula perlu diadakan evaluasi dari hasil pelatihan. Hal ini perlu untuk mengetahui peningkatan prestasi karyawan setelah pelatihan selain itu sebagai bahan evaluasi untuk melakukan pelatihan selanjutnya. 

Demikianlah tadi beberapa jalur yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Harapannya dengan jalur  tersebut mampu melahirkan manusia yang memiliki kompetensi tinggi untuk bersaing di era globalisasi, dan mengantarkan negara kita menuju negara maju.

Comments

Popular Posts