Di Balik Kenyalnya Kikil, Ada Gizi dan Collagen Melimpah!
Sumber: https://www.freepik.com/free-photo/beef-meat-slices-stew-tomato-sauce-with-onions-bell-peppers-served-white-plate-with-basilic-black-pepper_5019250.htm#fromView=search&page=3&position=28&uuid=49734875-747c-429d-ae8c-2036f7ca1931&query=beef+meat
Kalau selama ini collagen sering dikenal berasal dari makanan seperti daging ayam, tulang, dan putih telur, ternyata ada sumber lain yang kerap terlewatkan, yaitu kikil. Makanan ini berasal dari bagian kaki sapi seperti kulit, tendon atau jaringan ikat.
Semua bagian tersebut secara alami kaya akan collagen, yaitu protein struktural yang berperan penting menjaga kekuatan dan elastisitas jaringan tubuh. Kenali lebih lanjut manfaat collagen untuk apa saja yang terdapat dalam kikil.
Mengintip Kandungan Gizi pada Kikil
Meskipun kikil tampak sebagai makanan yang sepele, di balik rasa kenyalnya ada kandungan gizi yang melimpah.
Nama Kandungan
Kandungan per 100 gr
Energi
± 150 kkal
Protein
± 20-25 gr
Lemak
± 5-7 gr
Collagen
± 15-25 gr
Kalsium
± 10-15 mg
Fosfor
± 20-30 mg
Zat Besi
± 1-2 mg
Air
± 65-70%
Gelatin (hasil olahan collagen)
± 10-20 gr
Natrium
± 50-70 mg
Beragam Manfaat Kikil yang Kaya Collagen
Sebagai makanan yang sering digunakan sebagai pelengkap hidangan, seperti soto atau gulai, ada banyak manfaat yang terkandung dalam kikil. Manfaat ini tidak terlepas dari kandungan collagen-nya yang tinggi:
1. Mampu Menjaga Kesehatan Kulit
Collagen adalah komponen utama yang menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit. Dengan mengonsumsi kikil, tubuh mendapatkan asupan collagen alami yang dapat membantu menjaga kulit tetap lembap, kenyal, dan tampak lebih muda.
Manfaat yang muncul pada kulit ini akan sangat membantu ketika bertambahnya usia, di mana produksi collagen alami tubuh mulai menurun. Collagen dalam kikil akan berfungsi untuk mengurangi munculnya kerutan atau garis halus.
2. Mendukung Kesehatan Persendian
Kikil kaya akan jaringan ikat yang mengandung collagen tipe tertentu yang penting untuk kesehatan sendi. Collagen ini membantu menjaga fleksibilitas dan kekuatan tulang rawan, sehingga sendi dapat bergerak dengan lebih nyaman.
Bagi orang yang sering mengalami nyeri sendi atau aktivitas fisik tinggi, konsumsi kikil dapat membantu mengurangi resiko peradangan sendi ringan. Fungsi sendi pun menjadi tetap optimal.
3. Membantu Mempercepat Regenerasi Jaringan
Collagen berperan penting dalam proses perbaikan dan regenerasi jaringan tubuh, termasuk kulit, otot, dan pembuluh darah. Mengonsumsi kikil dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka, baik luka luar atau dalam.
Selain itu, kandungan asam amino dalam collagen juga mendukung pembentukan jaringan baru. Hal ini sangat bermanfaat bagi Anda yang sedang dalam masa pemulihan atau menjaga kondisi tubuh tetap fit.
4. Menjaga Kesehatan Tulang
Tidak hanya kalsium, tulang juga membutuhkan collagen agar tetap kuat dan tidak rapuh. Collagen berfungsi sebagai ‘kerangka’ yang membantu mempertahankan kepadatan tulang dan mencegah pengeroposan.
Dengan mengonsumsi kikil secara rutin dalam jumlah wajar, Anda bisa membantu menjaga kekuatan tulang. Terutama saat memasuki usia dewasa dan lanjut di mana tulang cepat rapuh.
5. Baik untuk Pencernaan
Gelatin yang terbentuk dari collagen saat kikil dimasak memiliki manfaat bagus bagi sistem pencernaan. Gelatin membantu melindungi lapisan saluran cerna dan mendukung proses pencernaan makanan agar lebih optimal.
Ditambah lagi, gelatin juga dapat membantu memperbaiki kesehatan usus dan mendukung penyerapan nutrisi. Inilah yang membuat kikil tidak hanya enak disantap, tapi juga berkontribusi pada kesehatan pencernaan.
6. Menjadi Sumber Protein Alternatif
Kikil bisa menjadi pilihan sumber protein alternatif selain daging atau ayam. Meski bukan protein lengkap seperti daging, kandungan protein dari collagen-nya tetap memberikan manfaat penting bagi tubuh.
Bagi Anda yang ingin variasi dalam pola makan atau mencari sumber protein yang berbeda, kikil bisa jadi opsi yang menarik. Apalagi jika sudah diolah dengan cara yang sehat seperti direbus atau dijadikan sup, manfaatkan bisa lebih optimal.
Tips Konsumsi Kikil yang Aman agar Bermanfaat
Kandungan gizi terutama collagen dalam kikil memang bagus, tapi ada lemak jenuh dan kolesterolnya yang cukup tinggi. Agar tetap bisa mendapatkan manfaat dari kikil, Anda bisa mengikuti tips mengonsumsinya dengan aman berikut:
1. Konsumsi dalam Porsi yang Wajar
Mengonsumsi kikil dalam jumlah yang wajar sangat penting karena kandungan lemak dan kolesterolnya tidak bisa diabaikan. Jika dikonsumsi berlebihan, kokol bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah sehingga membuat risiko sakit jantung.
Porsi yang wajar juga membantu tubuh tetap mendapatkan manfaat collagen tanpa membebani sistem metabolisme. Dengan mengatur frekuensi konsumsinya, misalnya tidak setidak hari, tubuh tetap bisa mendapatkan manfaatnya.
2. Perhatikan Cara Memasaknya
Cara pengolahan kikil sangat menentukan apakah makanan ini menjadi sehat atau justru berisiko. Memasak kikil dengan santan kental, minyak berlebih, atau proses penggorengan dapat meningkatkan kandungan lemak jenuh secara signifikan.
Sebaiknya, kikil dimasak dengan direbus, dikukus, atau menjadi sup bening agar dapat membantu mempertahankan kandungan nutrisinya. Gunakan bumbu alami seperti bawang, jahe, atau rempah lain untuk meningkatkan cita rasanya.
3. Selalu Kombinasikan dengan Sayur
Mengombinasikan kikil dengan sayuran adalah langkah penting untuk menciptakan hidangan yang lebih seimbang secara nutrisi. Sayuran mengandung serta akan membantu memperlancar pencernaan serta mengurangi penyerapan lemak berlebih.
Kombinasi ini juga membuat hidangan lebih variatif dan tidak terlalu berat bagi tubuh. Misalnya, menambahkan wortel, bayam, atau kol ke dalam olahan kikil.
4. Perhatikan Penggunaan Garam
Penambahan garam dalam olahan kikil sering kali tidak disadari jumlahnya berlebihan, terutama saat dimasak kuah. Terlalu banyak konsumsi garam akan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.
Untuk mengatasinya, gunakan garam secukupnya dan manfaatkan bumbu alami untuk menambah rasa. Rempah seperti bawang putih, lada, dan daun salam dapat memberikan cita rasa yang lebih kaya.
5. Perhatikan Kebersihan dan Tingkat Kematangan
Kikil termasuk bagian hewan yang rentan terkontaminasi kotoran atau bakteri jika tidak dibersihkan dengan benar. Proses pembersihan harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk mencuci berulang kali dan merebus awal untuk menghilangkan kotoran.
Tingkat kematangannya juga harus diperhatikan dengan serius. Kikil yang tidak dimasak dengan matang sempurna berpotensi mengandung mikroorganisme berbahaya.
Alternatif Praktis Menambah Asupan Collagen selain Kikil
Kikil dikenal sebagai salah satu sumber collagen alami, tetapi konsumsinya tidak praktis dan perlu pengolahan panjang. Selain itu, kandungan lemak dan kolesterolnya membuat sebagian orang harus membatasi asupannya.
Karena itu, sebagai alternatif lebih praktis Anda bisa minum Sido Muncul C+Collagen. Minuman ini mengandung collagen tripeptide 500 mg yang lebih cepat diserap tubuh dan tambahan vitamin C 1000 mg yang bagus untuk imun.
Ada juga kandungan vitamin dan mineral lain seperti vitamin D, zinc, dan vitamin B kompleks. Semua kombinasi kandungannya bagus untuk menjaga kesehatan kulit Anda dan daya tahan tubuh.
Dengan rasa strawberry lemonade yang segar dan bebas gula, Anda pun tidak akan bosan mengonsumsinya setiap hari. Cukup larutkan 1 sachet Sido Muncul C+Collagen dengan air biasa, aduk, dan langsung minum.
Anda bisa meminumnya satu kali sehari, baik itu di pagi hari atau siang untuk menjaga stamina sekaligus mendukung kesehatan kulit.
Yuk, tunggu apalagi? Segera jaga kesehatan tubuh terutama kulit dengan Sido Muncul C+Collagen.
Referensi:
https://www.ipb.ac.id/news/index/2026/03/kikil-kaya-kolagen-pakar-ipb-university-jelaskan-manfaat-dan-batas-konsumsinya/
https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-kikil-sapi/
https://www.halodoc.com/artikel/kikil-kandungan-gizi-manfaat-dan-efek-samping-bagi-kesehatan?srsltid=AfmBOoqU6v3tsTnNu8-qWVttjzScOH8vl2RtSCXSDDVXf4doBp7wEcDO
https://surinusantarajaya.com/apakah-kandungan-kikil-sapi-berbahaya-cek-fakta








Posting Komentar
Posting Komentar