Laporkan Penyalahgunaan

Popular Posts

Contac Us

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut

Jumlah Pengunjung

Arsip

Labels List

Kelas Growth Blogger dari Growthing.id

Popular

Chilling-Healing Bagi OYPMK

Kusta adalah penyakit infeksi bakteri kronis yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi, dan saluran pernapasan. Penyakit ini dapat menyebabkan anggota tubuh terputus, seperti mengalami jari yang putus, lalu luka borok (ulserasi), dan lainnya. Karena hal inilah penderita kusta bisa mengalami disabilitas. Biasanya juga penderita kusta akan mendapatkan stigma negatif dari masyarakat. Karena stigma negatif inilah penyandang kusta seringkali menarik diri dari lingkungan dan kehilangan kepercayaan diri. 

Berkait dengan hal ini, Ruang Publik KBR dan NLR Indonesia pada tanggal 14 Desember 2022 mengadakan diskusi dengan tema chilling-healing bagi OYPMK, Perlukah? Dalam diskusi ini menghadirkan dua narasumber yakni Mbak Donna Swita selaku Executive Director Institut of Women Empowerment (IWE) dan Mas Ardiansyah, OYPMK dan wakil ketua Konsorsium Pelita Indonesia serta pemandu acara Rizal Wijaya. 

Mengenal Institut of Women Empowerment (IWE) 

Organisasi ini dibentuk tahun 2008 oleh para aktivis dan akademisi tidak hanya dari Indonesia. Adapun visi dan Misi dari IWE adalah mendorong perubahan dunia yang lebih baik untuk perempuan dan kaum minoritas. Awalnya organisasi ini berkantor di hongkong, tetapi karena program kerjanya banyak untuk pemberdayaan perempuan Indonesia. Maka pada tahun 2016 organisasi ini kantornya pindah ke Indonesia, tepatnya di Jakarta. 

Kenapa IWE peduli dengan OPYMK? 

Kenapa IWE peduli dengan OPYMK? karena organisasi ini fokus pada perempuan dalam berbagai kondisi. Maka disabilitas (karena penyakit kusta) termasuk dalam salah satu yang jadi fokus perhatian. 

Adapun program dari IWE adalah perawatan diri untuk perempuan pembela HAM. Dan kaum disabilitas adalah masuk dalam pembela HAM. Sebagai yang kita ketahui bahwa OPYMK juga membutuhkan perawatan diri (baik fisik dan psikis) sehingga mendapatkan kembali rasa percaya dirinya. 

Lalu seberapa besar pengaruh Cilling-Healing bagi OYPMK? 

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut kita perlu membahas terlebih dahulu arti healing. Menurut Mbak Donna, healing adalah penyembuhan pada sesuatu yang berdampak pada psikis dan emosi. Atau bisa dikatakan healing adalah proses penyembuhan bagi seseorang yang mengalami luka batin. 

Karena penderita kusta mendapatkan stigma negatif sehingga mengalami diskriminasi dalam masyarakat. Tentu saja mereka mengalami luka batin. Luka batin ini sangat mempengaruhi rasa percaya dirinya. Sehingga ia menjadi tertutup dan menarik diri dari lingkungan sosial. 

Dalam diskusi tersebut Mas Ardiansyah berbagi cerita tentang pengalamannya ketika menderita penyakit kusta. Beliau bercerita bahwa ketika melakukan pengobatan terkait penyakit kusta yang dialaminya keluarganya belum mengetahui tentang penyakitnya. Baru ketika diakhir pengobatan, karena muncul reaksi dari pengobatan keluarga mengetahuinya. 

Sejak keluarga mengetahui penyakitnya maka keluarga mulai melakukan diskriminasi. Seperti memisahkan tempat makan dan tidak boleh berpindah-pindah tempat. Dari perlakuan-perlakuan yang diberikan oleh orang sekitarnya tentu saja membuat Mas Ardiansyah tertekan dan menimbulkan luka batin. 

Maka ketika menjawab pertanyaan pentingkah healing untuk OYPMK? Beliau menjawab penting. Healing ini bagi OYPMK sangat penting sebab mereka akhirnya bisa mendapatkan teman untuk berbagi cerita dan berkeluh kesah. Akhirnya ia menyadari bahwa ternyata masih ada orang yang peduli dengannya dan ia merasa tidak sendiri lagi dalam menghadapi permasalahannya. 

Beliau juga menjelaskan salah satu cara untuk mengembalikan rasa percaya dirinya adalah mencari lingkungan yang mendukung dirinya. Menurutnya dukungan sangat penting sekali bagi OYPMK karena dukungan tersebut dapat mengembalikan rasa percaya diri. Jadi beliau juga menyampaikan bahwa agar kita memberikan support bagi penderita kusta bukan malah sebaliknya. Karena hal tersebut akan membuat mereka semakin tertekan. 

Tips mengembalikan rasa percaya diri untuk OYPMK

Lebih lanjut Mas Ardiansyah juga berbagi tips agar OYPMK untuk keluar dari stigma diri dan mengembalikan rasa percaya diri. 

1. Harus percaya dengan Tuhan

Bahwa apa yang kita alami sesuai dengan rencana Tuhan. Kita harus bisa menerima keadaan yang terjadi. Selanjutnya kita harus berfikir positif. 

2. Menunjukkan diri masih bermanfaat

Jadi kita harus menunjukkan pada orang-orang sekitar bahwa kita masih berguna. Dengan cara ini maka orang akan kembali menghargai keberadaan kita. 

3. Terus berkarya

Untuk meningkatkan rasa percaya diri jangan lupa untuk terus berkarya dan terus menggali potensi diri. 

Oya,  Mas Ardiansyah juga menjelaskan salah satu cara untuk melakukan healing adalah dengan menulis. Karena dengan menulis kita bisa mencurahkan pikiran kita. Sehingga beban jadi berkurang dan pikiran menjadi lebih lega. 

Kesimpulan

Jadi sebagai masyarakat ketika ada penderita kita kita harus memberikan dukungan kepada mereka. Sehingga semangatnya kembali tumbuh dan rasa percaya dirinya kembali muncul. Kita juga harus mengedukasi lingkungan kita bahwa penyakit kusta bisa sembuh. Dan bagi penderita kusta lakukan pengobatan rutin tetaplah bersemangat dan tetaplah untuk punya mimpi. Penyakit ini bukan akhir dari segalanya, masih banyak hal yang bisa kalian dapatkan dan lakukan. 



Related Posts

Posting Komentar