Minggu, 20 Desember 2020

Yuk ketahui apa itu HDL dan LDL

Yuk ketahui apa itu hdl dan ldl

Selama ini orang menganggap bahwa lemak adalah makanan yang tidak baik bagi kesehatan dan harus dihindari. Padahal sebenarnya terdapat dua lemak yang memiliki fungsi berbeda. Pertama adalah lemak baik yang biasa disebut ldl, kedua adalah lemak jahat atau biasa disebut hdl. Supaya tidak salah paham, maka kita perlu mengetahui perbedaan apa itu hdl dan ldl.

Apa perbedaan lemak baik (HDL) dan lemak jahat (LDL)

Lemak baik adalah lemak yang dibutuhkan oleh tubuh karena memberikan energi bagi tubuh kita, bagi anak-anak lemak dibutuhkan untuk tumbuh kembang mereka.Lemak jenis ini juga membantu tubuh menghasilkan kolsterol baik dan mengurangi kolesterol jahat. Sehingga mampu mengurangi risio penyakit jantung. Sedangkan lemak jahat adalah lemak yang menghasilkan kolesterol jahat, yang bisa mengganggu kesehatan kita.

Lemak baik

Lemak baik biasanya disebut dengan lemak tak jenuh. Ada dua jenis lemak tak jenuh yaitu, lemak tak jenuh tuggal dan lemak taknjenuh ganda.

Ada dua jenis lemak tak jenuh ganda, yaitu omega 3 dan omega 6. Kedua lemak ini biasa diebut dengam asam lemak essensial. Perlu diketahui bahwa tubuh tidak dapat memproduksi asam lemak essensial, maka untuk mendapatkannya kita harus mengkonsumsi makanan yang mengandung asam lemak essensial. 

Lalu bagaimana kita bisa mendapatkan lemak baik?

Untuk mendapatkan lemak tak jenuh tunggal, kita bisa mendapatkan dari makanan berikut ini

1. Kacang-kacangan, misalnya hazelnut, biji labu dan juga kacang almond

2. Daging tanpa lemak

3. Buah alpukat

Adapun fungsi dari lemak tak jenuh tunggal adalah dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah dan menjaga kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah.

Sedangkan untuk mendapatkan lemak tak jenuh ganda, kita bisa dapatkan dari ikan berminyak seperti salmon dan tuna. Untuk mendapatkan asam lemak essensial kita bisa kita peroleh dari makanan berikut:

Omega 3 

1. Dari jenis ikan diantaranya Ikan tuna, salmon dan makarel

2. Dari jenis kacang-kacangan, yaitu kenari, biji rami dan kedelai

Bagi bayi manfaat omega 3 adalah membantu perkembangan otak dan mata dalam kandungan dan selama 6 bulan pertama kehidupan. Pada anak-anak, manfaat omega 3 dapat meningkatkan kecerdasaan, meningkatkan perkembangan otak, dan sistem saraf, serta meningkatkant sistem imun tubuh.

Bagi orang dewasa omega 3 bisa mencegah rheumatoid arthritis, nyeri, kekakuan pagi dan peradangan. Selain itu omega 3 juga melindungi dari penyakit jantung.

Omega-6

Untuk bisa mendapatkan omega 6, kita bisa mendapatkan dari minyak nabati seperti seperti bunga matahari, canola dan kedelai minyak. Adapun manfaat omega 6 adalah melindungi kita dari penyakit jantung dengan cara mengurangi kolesterol jahat yang ada dalam darah.

Lemak Jahat

Terdapat dua jenis lemak jahat, yaitu lemak jenuh dan lemak tran. Kedua lemak ini dapat menyebabkan meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh. Sehingga risiko terkena penyakit jantung semakin besar.

Lalu makanan apa yang mengandung lemak jenuh?

1. Produk hewani seperti lemak daging. Maka usakan konsumsi daging bebas lemak supaya terhindar dari lemak jahat.

2 .Makanan ringan, seperti kue, biskuit, keripik, dan makanan lain yang terbuat dari kelapa atau minyak kelapa. 

 Kelapa dan minyak kelapa dalam makanan olahan seperti biskuit, keripik dan iris

3. Produk olahan dari susu yang penuh lemak, misalnya mentega dan krim

Lemak jenuh tidak bermanfaat bagi kesehatan. Sebaliknya lemak jenuh meningkatkan kolesterol jahat yang berdampak buruk bagi kesehatan.

Selanjutnya makanan yang mengandung lemak trans terdapat dalam makanan berikut:

1. Makanan cepat saji, makanan cepat saji tidak memiliki nutrisi dan meningkatkan kolesterol jahat.

2. Makanan ringan, misalnya keripik kentang

Sama dengan lemak jenuh lemak trans juga tidak memiliki manfaat bagi kesehatan. Lemak trans meningkatkan produksi kolesterol jahat dan mengurangi produksi kolesterol baik. 

Nah, itulah tadi perbedaan antara lemak jahat dan lemak baik. Dengan mengetahui perbedaannya, maka kita bisa menghindari makanan yang mengandung lemak jahat. Sehingga risiko kesehatan akibat lemak jahat bisa diminimalisir.



Previous Post
Next Post

9 komentar:

  1. Ada banyak orang yang suka salah kaprah dengan lemak ini ya kak, padahalngga semua lemak itu harus dihindari. justru ada lemak baik yang dibutuhkan tubuh

    BalasHapus
  2. Kue, biskuit, keripik, duhhh lemak jahat semua yang disukai anak-anak (dan aku juga, haha..).
    Harus berusaha mengurangi lemak jahat ya kalau mau sehat.
    Btw kepanjangan hdl dan ldl apa ya, Mbak?

    BalasHapus
  3. Aku baca ini jadi inget dulu jaman sma smp diet lalu di jelaskan oleh dokter gizi nya engenai kedua lemak tersebut :)

    BalasHapus
  4. Aku nih yg masih agak susah beralih ke makanan rebus. Semua rasanya lebih nikmat digoreng, padahal sudah tahu itu bakalan bikin si kolesterol jahat makin happy. :)
    Terima kasih infonya,Mbak.

    BalasHapus
  5. Saya lagi mulai belajar lebih banyak mengonsumsi lemak baik, tapi lemak jahat masih lebih menggoda, hiks...

    BalasHapus
  6. Aku cuma tahu kolesterol doang. Tapi masih harus baca pelan soal HDL, LDL. Terus makanan yang mengandung lemak baik apa aja. Sip...Artikel ini bikin aku tambah ngerti deh...

    BalasHapus
  7. Baca ini jadi ingat pelajaran pas jaman kuliah. Jurusanku Teknologi Hasil Pertanian dan salah satu mata kuliahnua seperti ini. Lemak jenuh dan lemak tak jenuh

    BalasHapus
  8. sesuai namanya ya, lemak jahat menghasilkan kolestrol jahat yang bisa menimbulkan penyakit, salah satunya adalah timbulnya risiko penyakit jantung. Mungkin masih banyak dari kita yang belum menyadari ini ya. Makanya penyakit jantung hingga saat ini menjadi penyakit mematikan nomer satu di Indonesia

    BalasHapus
  9. wah abis baca ini aku jadi ngeh banget nih tentang perbedaan lemak baik dan lemak jahat. Dan ternyata buahbalpukat itu termasuk dalam lemak baik yaaa

    BalasHapus