yuk! mengenal lebih dekat manfaat sawit

 Salah satu produk turunan sawit adalah minyak goreng yang biasa digunakan untuk mengoreng aneka makanan. (Sumber gambar:  Dokumentasi pribadi) 
Kelapa sawit adalah tanaman yang digunakan sebagai usaha pertanian komersial dalam produksi minyak sawit.  Tanaman ini merupakan bahan baku penghasil minyak masak,  minyak industri maupun bahan bakar. Selama ini yang kita ketahui bahwa tanaman sawit adalah sebagai bahan baku pembuatan minyak goreng.  Faktanya minyak sawit sawit digunakan untuk membuat kebutuhan kita sehari-hari. Bahkan selama 24 jam aktivitas manusia tidak lepas dari peranan sawit.  Karena poduk turunan yang dihasilkan sawit dapat berupa makanan, kosmetik, dan energi terbarukan. Sebagai makanan berupa minyak goreng,  margarin, mayonis, mentega, mie instan.  Sedangkan untuk produk kosmetik bisa berupa lipstik,  codisioner, sampo,  dan juga sebagai sabun mandi.  Selain itu sawit juga menghasilkan energi terbarukan yaitu biodiesel. 

Di masyarakat minyak yang berasal dari sawit dianggap sebagai penyebab naiknya kolesterol.  Padahal faktanya minyak sawit rendah kolesterol dan tinggi betakaroten. Konsumsi minyak sawit juga tidak menyebabkan diabetes.  Sebaliknya,  penurunan konsumen minyak sawit meningkatkan munculnya penyakit diabetes (pada wanita sebesar 30%,  50% laki-laki)  dalam 15 tahun.  Melihat manfaatnya yang tinggi bagi kesehatan.  Maka jangan ragu lagi untuk menggunakan sawit sebagai minyak goreng. 

Telah kita ketahui bersama bahwa sekarang ini penggunaan bahan bakar tidak terbarukan dari fosil sudah harus mulai dihemat karena keberadaannya yng kian menipis.  Selin itu bahan bakar fosil juga menyebabkan polusi udara. Sebagai gantinya kita harus mencari sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan.  Sawit adalah pilihan yang tepat sebagai sumber energi terbarukan.  Ada banyak kelebihan yang dimiliki sawit
1. Dibandingkan dengan kedelai,  sawit paling efisien dalam penggunaan lahan karena menghasilkan minyak nabati sebesar 40 ton/hektar
2. Mengandung oksigen
3. Tidak beracun karena tidak mengandung sulfur
4. Emisi gas buang lebih baik dibandingkan dengan solar
5. Hasil limbah dari buah sawit bisa digunakan untuk pakan ternan dan pupuk kompos. 

Indonesia merupakan negara terbesar pengekspor sawit.  Bersama Malaysia Indonesia menyuplai 85% kebutuhan sawit dunia. Ini berarti sawit memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian bangsa. Hal ini karena perkebunan sawit mampu menyerap banyak tenaga kerja. Dengan demikian angka pengangguran dan kemiskinan berkurang. Menurut Indonesia Research Institute, industri kelapa sawit merupakan motor penggerak perekonomian kerakyatan. 
Berikut ini adalah faktanya
1. Mendorong tumbuhnya UKM
2. Mengentaskan kemiskinan
3. Menciptakan lapangan pekerjaan
4. Industri kelapa sawit tidak hanya milik swasta dan BUMN tetapi 41% milik rakyat
5. Adanya program kemitraan
6. Adanya penyaluran dana CSR kepada masyarakat sekitar
Mari kita dukung keberadaan perkebunan sawit dengan memanfaatkan lahan terlantar dan hutan terdegradasi, tanpa perlu membuka lahan perkebunan baru. Karena hal itu akan merusak lingkungan dan menyebabkan bencana alam. Selanjutnya mari berikan informasi yang utuh mengenai manfaat sawit dan kontribusi sawit bagi bangsa. Agar masyarakat luas memahami peranan sawit sebagai ujung tombak masa depan bangsa yang berbasis ketahanan pangan dan kelestarian alam. Sawit kuat Indonesia hebat. Bicara sawit,  ekonomi Indonesia bangkit. 

Comments