HIKMAH


BUAH KETIDAKJUJURAN

Sobat muda pernahkah sobat mendengar kisah tentang si kancil yang tidak jujur. Pada suatu hari di sebuah hutan diselenggarakan sebuah lomba untuk mencari penghuni hutan yang paling pintar dan cerdas di antara mereka. Banyak penghuni hutan yang mendaftar tak terkecuali si kancil. Saat ujian tiba Semua peserta mengerjakan soal dengan serius dengan menggandalkan kemampuannya sendiri, tapi kancil tidaklah demikian. Sikancil melakukan kecurangan alias tidak jujur ,kancil tidak mengerjakan tugasnya sendiri di mencontek pekerjaan si kera dan si gajah.
Akhirnya tibalah saat pengumuman siapa yang menjadi juara pertama alias yang terpandai. Semua berharap ingin menjadi juarannya, tak terkacuali sikancil. Karena sang juara akan mendapat hadiah voucher gratis keliling dunia selama satu bulan. Ternyata sikancillah yang menjadi juara petama dengan sorak gembira si kancil melompat kegirangan. Tak berapa lama ketua sayembara si harimau berkata”kancil kami melakukan sayembara ini sebenarnya adalah mencari siapa yang paling pintar di antara kami untuk menghadapi si buaya yang rakus itu, karena kami yakin hanya orang pintarlah yang punya strategi jitu untuk melawan buaya, dan kami akan memberikan hadiahnya jika kamu sudah menyelesaikan tugasmu”. Seketika kancil terperanjat, dengan cepat dia berkata bahwa sebenarnya bukan dirinyalah yang mengerjakan soal tersebut tapi dia mencontek si gajah dan sikera. Tapi si harimau dan semua penghuni hutan tidak peduli. Dengan tegas harimau berkata” kamu sudah tepilih dan kamu harus betanggung jawab!”. Bayangkan apa yang terjadi...
Giman sobat, sudah mendapat hikmah dari cerita di atas?. Begini sobat kalau sobat sedang menghadapi ujian apa yang kalian lakukan? Apakah sobat sudah benar-benar menguji kemampuan sobat dengan kejujuran, ataukah sobat seperti kancil toleh sana toleh sini untuk memenuhi lembar jawaban.
Sobat tahu tidak bahwa kejujuran itu merupakan salah satu modal untuk meraih kesuksesan.  Kejujuran harus kita pegang erat-erat karena kejujuran bisa mentukan masa depan sobat dan juga masa depan bangsa kita. Misalkan begini sobat, saat ada olimpiade matematika tingkat nasional  sobat menjadi kandidat dari sekolah sobat karena sobat selalu mendapatkan nilai tertinggi dalam ujian.  Setibanya di sana ternyata tak ada satupun soal yang bisa sobat jawab karena nilai tinggi yang selama ini sobat dapat bukan menggunakaan kemapuan sendiri melainkan hasil toleh sana dan toleh sini. Bayangkan apa yang terjadi? tidakkah sobat seperti kancil tadi, terjebak pada situasi sulit dimana sobat tidak punya kemapuan untuk mengatasinya. Tiba-tiba badan panas dingin tidak karuan, jantung berdegup kencang, keringat dingin bercucuran dan gak ketinggalan MALU. Eit.... Bukan sobat saja yang merasakan hal tersebut tapi sekolah tempat sobat menuntut ilmu juga akan merasakan hal yang sama. Kecurangan satu orang ternyata berdampak pada banyak orang
Rasulullah SAW bersabda: “Hendaklah kamu semua bersikap jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa kepada surga. Seseorang yang selalu jujur dan mencari kejujuran akan ditulis oleh Allah sebagai orang yang jujur (shidiq). Dan jauhilah sifat bohong, karena kebohongan membawa kepada kejahatan, dan kejahatan membawa ke neraka. Orang yang selalu berbohong dan mencari-cari kebohongan,akan ditulis oleh Allah sebagai pembohong (kadzdzab)”.(HR. Bukhori Muslim). Apakah sobat mau di tulis sebagai pembohong oleh Allah tentu tidak bukan? Bukankah yang kita inginkan adalah surga bukan sebaliknya. Kejujuran adalah kunci segala kebaikan  dan jalan menuju keridhaan Allah SWT serta jalan menuju surga
Maka dari itu sobat junjung tinggi nilai kejujuran agar kita benar-benar mendapat manfaat dari limu kita serta tidak menbebani diri dengan sesuatu yang tidak mampu untuk dilakukan.Jujur dan sportiflah dalam melakukan segala perbuatan insya allah semua yang kita lalukan akan menjadi berkah dan bermanfaat.amin.
Semoga sukses sobat.


















Comments