Mari terapkan gaya hidup sehat bersama konvermex

Gaya hidup sehat

Saat ini banyak sekali virus, kuman dan bakteri yang menimbulkan penyakit bagi manusia. Salah satu penyakit akibat virus yang sedang kita hadapi adalah pandemi COVID 19. Maka dari itu, kita harus meningkatkan sistem imun tubuh. Sebab sistem imun tubuh yang kuat akan mampu melawan berbagai macam ancaman penyakit yang datang ke dalam tubuh kita. 

Gaya hidup sehat

Untuk meningkatkan sistem imun tubuh supaya bisa melawan berbagai macam ancaman penyakit yang disebabkan oleh kuman, bakteri dan virus diperlukan gaya hidup sehat. Terlebih diera new normal ini, sebab new era normal memerlukan perubahan gaya hidup. Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengimplementasikan gaya hidup sehat adalah;

1. Mengkonsumsi makanan yang bergizi
Makanan sehat yang harus kita konsumsi harus bervariasi. Ada karbohidrat, protein, lemak, mineral dan juga vitamin. Usahakan konsumsi makanan tersebut secara seimbang. Jangan hanya karbohidrat saja yang diperbanyak. Kurangi juga konsumsi produk olahan ganti dengan sayur dan buah. Sebab sayur dan buah mengandung anti oksidan yan berperan menangkal radikal bebas. 

2. Olahraga
Olahraga penting sekali untuk dilakukan supaya badan tetap bugar. Selain dilakukan diluar rumah, ada banyak kegiatan olahraga yang bisa dilakukan didalam rumah. Misalnya senam aerobik dan zumba. Kegiatan olahraga merupakan salah satu cara termudah untuk membakar kalori yang menumpuk. Sehingga kita tidak mengalami kegemukan. Selain itu juga olahraga raga mampu meningkatkan sistem imun tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh mayo clinic menjelaskan bahwa olahraga selama 30 menit dapat meningkatkan daya tahan tubuh lebih baik. 

3. Menjaga kebersihan
Menjaga kebersihan sangat berkaitan erat dengan kesehatan secara umum, termasuk juga mencegah kita dari resiko penyakit cacingan. Bila terkena cacingan pola hidup sehat yang kita terapkan hasilnya juga tidak akan maksimal. Sebab nutrisi dari makanan sehat yang kita konsumsi akan dicuri oleh cacing dalam tubuh. Akibatnya kita akan kehilangan nutrisi untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. 
Maka dari itu gaya hidup sehat juga perlu disertai dengan konsumsi rutin obat cacing 6 bulan sekali oleh seluruh anggota keluarga/penghuni dirumah. Sebab penyakit cacing ini mudah menular. 

Mengenal penyakit cacingan

Penyakit cacingan ini tidak hanya menyerang anak-anak tetapi juga orang dewasa. Tidak menjaga kebersihan menjadi salah satu faktor penyakit cacingan ini mudah menyebar. Maka dari itu kita harus selalu menjaga kebersihan diri dan juga lingkungan tempat tinggal supaya terhindar dari penyakit cacingan. 

Adapun gejala penyakit cacing umumnya adalah sebagai berikut
1. Sakit perut
2. Diare
3. Demam
4. Penurunan berat badan
5. Kehilangan nafsu makan
6. Mual
Penyakit cacingan tidak bisa dianggap sepele sebab jika dibiarkan bisa menimbulkan penyakit yang serius seperti anemia. Tidak hanya itu, penyakit cacingan juga menyebabkan anak kekurangan gizi. Sebab nutrisi yang seharusnya diserap untuk pertumbuhan dimakan oleh cacing. Kurang gizi akibat cacing ini berbahaya bagi anak sebab bisa menimbulkan stunting. Stunting dalam jangka pendek akan menyebabkan terganggunya tumbuh kembang anak mulai dari terganggunya perkembangan otak, metabolisme tubuh, dan juga pertumbuhan fisik. Maka dari itu penyakit cacingan harus segera mendapatkan penanganan yang tepat supaya tidak menimbulkan gangguan kesehatan yang serius dan penyakit cacingan segera teratasi dengan baik. 

Beberapa jenis cacing yang menyebabkan cacingan pada manusia

Adapun beberapa jenis cacing yang menyebabkan penyakit cacingan pada manusia adalah sebagai anggota berikut:
Cacing kremi
Cacing ini sering menginfeksi anak-anak usia sekolah. Cacing kremi merupakan jenis cacing gelang. Cacing ini memiliki panjang 5-13 milimeter dan berwarna putih. Cacing kremi tinggal di usus besar dan rektum. Ukuran telur cacing kremi sangat kecil sehingga mudah terbawa angin dan di hirup oleh manusia. Adapun cara penyebarannya bisa melalui makanan, minuman dan jari yang terkontaminasi telur cacing kremi. Telur cacing kremi kemudian masuk ke dalam usus dan setelah beberapa minggu berkembang biak menjadi cacing dewasa. 

Cacing pita
Cacing pita biasanya menular dari konsumen daging yang dimasak kurang matang atau juga dari makanan yang sudah terkontaminasi telur cacing pita. Cacing pita bentuknya tampak seperti pita, yaitu berbentuk pipih dengan ruas-ruas diseluruh tubuhnya. Cacing pita dewasa panjangnya bisa mencapai 4,5 m sampai 9 meter dan dapat hidup selama 30 tahun. Adapun gejala jika terinfeksi cacing pita adalah adanya benjolan ditubuh, mengalami reaksi alergi, demam, infeksi bakteri dan kejang. 

Cacing tambang
Cacing tambang dewasa memiliki panjang sekitar 5-13 milimeter. Telur cacing tambang dapat masuk ke tubuh melalui pori-pori kulit, misalnya melalui telapak kaki yang tidak menggunakan alas kaki saat berjalan diatas tanah yang terdapat telur cacing tambang. Adapun gejala akibat infeksi dari cacing tambang adalah gatal-gatal, anemia dan kelelahan. Di Indonesia infeksi cacing tambang umum terjadi sebab Indonesia memiliki daerah iklim tropis dan lembab dengan kondisi sanitasi yang buruk. 

Cacing pipih
Cacing pipih dapat masuk ke tubuh manusia melalui sayuran mentah dan juga minuman yang terdapat telur cacing pipih. Cacing pipih dapat hidup di darah, usus dan jaringan tubuh manusia. Adapun gejala infeksi cacing pipih adalah demam dan kelelahan. 

Cacing gelang
Cacing gelang merupakan jenis cacing yang sering menginfeksi orang dewasa. Cacing ini memiliki panjang sekitar 10-35 cm. Adapun penularannya melalui makanan yang sudah terkontaminasi dengan telur cacing gelang. Saat telur cacing gelang masuk ke dalam tubuh, telur tersebut akan menetas di usus, lalu menyebar ke organ-organ lain melalui pembuluh darah atau saluran getah bening. 

Penyakit cacingan ini mudah menyebar utamanya pada lingkungan yang kotor, adapun cara penyebaran penyakit cacingan adalah sebagai berikut;
1. Menyentuh benda yang ada telur cacingnya lalu tangan tersebut langsung kita gunakan untuk makan. Maka cacingan bisa masuk melalui tangan yang tidak dicuci tersebut. 
2. Berjalan tanpa menggunakan alas kaki ditanah yang mengandung cacing
3. Mengkonsumsi makann mentah yang mengandung cacing. 
Adapun cara agar kita terhindar dari penyakit cacingan adalah
1. Selalu menjaga kebersihan dan membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan setelah melakukan aktivitas serta ketika akan mengkonsumsi makanan.
2. Minum air putih yang sudah masak 
3. Cuci bersih buah dan sayur sebelum dikonsumsi. 
4. Jaga kebersihan kuku, potong kuku secara berkala. Jangan biarkan kuku jari kotor. Sebab kuku jari yang kotor bisa menjadi sarang telur cacing. 
4. Jangan mengkonsumsi daging yang dimasak setengah matang
6. Masak daging pada suhu 71°Celcius.
5. Jaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. 

Selain cara tersebut, cara lain untuk mencegah penyakit cacingan adalah dengan mengkonsumsi obat cacing. Adapun obat cacing orang dewasa dan obat cacing untuk anak yang bisa dijadikan pilihan adalah konvermex. Konvermex menghancurkan cacing di tubuh. Kandungan pyrantel pamota melumpuhkan cacing dengan cara mendepolarisasi senyawa penghambat neuromuskuler dan mengeluarkannya dari dalam tubuh, biasanya tanpa memerlukan pencahar. Supaya kita terhindar dari penyakit cacingan, kita harus rutin minum konvermex tiap 6 bulan sekali. 

Konvermex obat cacing keluarga sebab menyediakan obat cacing untuk dewasa dan anak-anak. Obat cacing konvermex memiliki 4 varian yaitu;
1. Obat cacing Konvermex 250 untuk dewasa dalam bentuk kaplet.
 2. Obat cacing Konvermex 250 untuk dewasa tersedia dalam bentuk suspensi rasa vanilla latte.
 3. Obat cacing Konvermex 125 untuk anak tersedia dalam sediaan tablet.
 4. Obat cacing Konvermex 125 untuk anak tersedia dalam bentuk suspensi rasa jeruk.

Obat cacing Konvermex ini dapat membasmi penyakit cacacing yang disebabkan oleh parasit-parasit saluran pencernaan seperti cacing kremi (Enterobius vermicularis), cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (Ancylostoma duodenale), cacing tambang (Necator americanus), cacing Trichostrongylus colubriformis dan Orientalis. Jadi jika keluarga kita mengalami cacingan tidak perlu bingung lagi sebab konvermex obat cacing yang tepat. 

Jangan lupa pula untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebab kita memiliki potensi untuk menyebarkan dan tertular penyakit cacingan. Lakukan gaya hidup sehat salah satunya adalah minum obat cacing setiap 6 bulan sekali. Dengan menjaga kebersihan dan mengkonsumsi obat cacing maka kita sudah melakukan langkah yang tepat supaya terhindar dari penyakit cacingan. 

Comments

  1. Dari sekian banyak jenis cacing, kunci utamanya adalah pola hidup sehat ya kak. Apalagi untuk kesehatan anak-anak.

    ReplyDelete
  2. Aku sampai ngga ingat k untuk kasih obat cacing ke anak-anak tahun ini belum sama sekali. Sekarang dari tahu yaa, ini produsennya sama dengan Konimex si Konvermex ini wah pasti rekomended donk ya.

    ReplyDelete
  3. katanya konsumsi obat cacing tuh harus rutin 6 bln sekali ya.. baik untuk anak maupun dewasa bener ga ya?

    ReplyDelete
  4. Penerapan gaya hidup sehat emang harus mulai dibiasakan ya kak. Biar terbebas dari segala macam penyakit dan virus

    ReplyDelete
  5. Konon anak yang kuat makan tapi tetap kurus itu salah satu penyebabnya karena cacingan juga, jadi bukan karena malas makan saja. Entahlah.
    Yang jelas kita harus tetap waspada, menjaga kebersihan agar tidak kena penyakit cacingan.

    ReplyDelete
  6. Memilih memasak makanan sendiri di rumah menurutku adalah salah satu menerapkan gaya hidup sehat. Kebersihan jauh lebih terjaga. Meskipun tentunya bukan hanya itu sih parameternya. Tapi setidaknya, dengan memastikan kebersihan bahan makanan, bisa menghindarkan anggota keluarga dari cacing-cacing nakal. Tapi tetap sih, menyediakan obat cacing seperti Konvermex tentu lebih bijaksana.

    ReplyDelete
  7. Udah lama bangett aku ga minum obat cacing. Padahal idealnya 6 bulan sekali yaa kak. Harus perhatiin lagi nih bener2

    ReplyDelete
  8. Saya trakhir minum obat cacing saat SD. Wah konvermex ya, bgs juga buat cegah 6 bulanan. Siapa tau ada cacingnya haha

    ReplyDelete
  9. Pola hidup bersih dan sehat memang kuncinya ya ka, jaman dulu kalau habis minum obat cacing suka histeris pagi harinya. Kalau sekarang gak gitu.

    ReplyDelete
  10. Sekarang mungkin sudah jarang ya anak-anak yang cacingan. Karena sudah jarang melihat anak-anak main jauh-jauh tanpaalas kaki. Apalagi saat pandemi gini hehe... Pastinya tidak boleh keluar rumah

    ReplyDelete
  11. Anak kedua saya nih mesti wanti2 juga soalnya makannya biasa aja kok meski emang harus diingatin br mau makan. Badannya kurus biar dikasi obat cacing jg ya

    ReplyDelete
  12. kemarin, aku , suami sm si sulung jg minum konvermex sebagai ikhtiar membasmi jika ada cacing di dalam perut hihi

    ReplyDelete
  13. Poin yg saya tangkap kita harus menjaga kebersihan tubuh dan selalu mengkonsumsi makanan dan minuman yg benar2 masak/matang ya. Harus lebih hati2 sih krn kayaknya cacingan itu serem jg. Lagian lebih tenang krn ada konvermex

    ReplyDelete
  14. Wah perlu saya sampaikan ini ke kakak ipar mengingat, ponakan saya sepertinya cacingan jadi perlu mengkonsumsi jenis obatan ini. Makasih kak

    ReplyDelete
  15. Woaa penyakit saya bulan lalu banget nih mba. Saya fikir cm pas kecil aja harus minum obat cacing ternyata pas gedhe juga. Makasii infonya kakak

    ReplyDelete
  16. Cacingan memang bikin lemes dan anak menjadi kering. Bisa dicoba nih

    ReplyDelete
  17. Cacingnya kok disebutin sih. geli aku sama cacing. harus ada obat cacing terpercaya buat membasminya. ngeri bayangin cacing hidup di usus kita. hiii

    ReplyDelete
  18. stay safe and stay healthy everyone :D

    ReplyDelete
  19. Penyakit Cacingan itu identik dengan anak-anak. Tapi ternyata remaja dan orang dewaja bisa kena juga, ya. Tapi asal kita menerapkan gaya dan pola hidup bersih dan sehat, insyaallah nggak akan terkena penyakit cacingan...
    Iyuhh, denger kata cacing aja langsung geli loh... terus ngebayangin cacingnya geliat-geliat, hiii...
    Produk ini menyediakan obat untuk dewasa juga, ternyata. Asyique ya...

    ReplyDelete

Post a Comment