Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Kebaikan di bulan ramadan yang bisa kita lakukan dari rumah ditengah pandemi COVID-19




Ramadan tahun ini memang terasa berbeda dengan Ramadan tahun kemarin. Adanya pandemi COVID-19 menyebabkan beberapa kegiatan yang identik dengan bulan Ramadan tidak bisa terlaksana. Biasanya bulan Ramadan selalu identik dengan kegiatan ngabuburit, sahur of the road dan juga buka bersama. Namun sayangnya untuk saat ini kegiatan tersebut tidak bisa dilakukan. Sebab kegiatan yang melibatkan banyak orang membuat potensi tertular COVID-19 semakin besar. 

Bagi saya pribadi saya cukup merasakan perbedaan dalam Ramadan kali. Tahun lalu hampir setiap hari ada saja agenda jadwal buka bersama. Terutama suami saya, kalau saya paling buka bersama dengan saudara dan juga teman kerja. Tetapi kalau suami jadwal buka bersamanya mulai dari bukber teman bersama SD, teman SMP, teman SMA hingga teman kuliah. Tentu saja buka bersama ini juga sekaligus menjadi sarana silaturahmi. Karena belum tentu mereka bisa bertemu setiap harinya. Jadi waktu bukber menjadi waktu yang sangat berharga dan paling ditunggu. Namun untuk saat ini jadwal bukber tidak ada. Buka selalu di rumah bersama anak-anak. Sebab di rumah saja memang pilihan yang tepat untuk memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19. Meskipun terkadang rindu juga dengan suasana buka bersama tetapi demi kebaikan bersama kita harus tetap di rumah saja.

Selain buka bersama saya dan suami biasanya juga ngabuburit menunggu waktu berbuka. Biasanya saya dan suami akan pergi naik sepeda motor keliling jalan raya disekitar rumah untuk mencari jajanan buat buka puasa. Ramadan tahun lalu hal ini sering saya lakukan, tetapi saat ini jika tidak mendesak saya tidak keluar rumah. Namun beberapa waktu saya sempatkan juga keluar untuk mencari jajanan sebab anak saya meminta. Ketika saya keluar untuk mencari jajan buka puasa, tahun ini suasananya cukup berbeda. Dampak ekonomi dari wabah corona ini benar-benar terasa. Ramadan tahun lalu di depan jalan raya dekat rumah saya banyak sekali penjual aneka jajanan dan juga lauk untuk buka puasa. Untuk saat ini jumlahnya cukup jauh berkurang. Hanya ada beberapa saja. Saya juga lihat pembeli juga tidak begitu banyak. Bahkan ketika hari berikutnya saya lihat penjualnya juga semakin sedikit. Mungkin karena sedikit pembeli jadi mereka memilih untuk tidak berjualan dari pada rugi.

Meskipun kegiatan rutin seperti buka bersama dan ngabuburit tidak bisa lagi dilakukan saya tetap menjalani ibadah Ramadan dengan suka cita dan penuh kebahagiaan. Sebab bulan Ramadan biasanya hanya datang sekali dalam setahun dan pahala kebaikan yang dilakukan akan dilipat gandakan.

Kebaikan dari rumah yang bisa kita lakukan ditengah pandemi COVID-19
Bulan ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan. Maka sudah seharusnya di bulan yang penuh berkah ini kita berlomba-lomba melakukan kebaikan. Tidak perlu bingung meskipun di rumah saja kita tetap bisa berbagi kebaikan. Berikut ini adalah beberapa kebaikan yang bisa kita lakukan dibulan Ramadan. Selain untuk mendapatkan pahala harapannya kebaikan kita bisa memberikan manfaat postif untuk menanggulangi penyebaran pandemi COVID-19

1. Melakukan donasi secara online
Dalam era digital ini kita dimudahkan untuk melakukan donasi. Jadi kita tidak perlu keluar rumah atau bertemu langsung dengan orang yang kita beri donasi. Cukup melalui smartphone kita sudah bisa melakukan donasi. Saat ini sudah banyak penyalur dana donasi yang bisa dilakukan secara online. Nominalnya juga terserah kepada kita, semampu kita. Dengan uang 1000 rupiah pun kita sudah bisa berdonasi. Jadi tidak perlu menunggu banyak. Kita pun juga bisa memilih jenis donasi yang akan kita sumbang. Misalnya donasi untuk pembelian ADP ataupun donasi untuk memberikan sembako bagi mereka yang ekonominya terdampak karena wabah corona. Meskipun nilai nominal donasi kita kecil, tetapi sangat berarti bagi orang lain.

2. Menyebarkan berita kebaikan dan berbagi kebaikan melalui tulisan
Media massa kita dan lini Media sosial kita saat ini dibanjiri dengan berita penyebaran wabah covid. Mulai dari jumlah orang yang sudah tertular sampai dengan jumlah korban akibat COVID-19. Penyebaran berita yang terus menerus demikian rupanya cukup menganggu dan mampu mempengaruhi psikis orang yang membacanya. Sehingga menimbulkan rasa panik, khawatir dan takut berlebihan sehingga memicu timbulnya stress. Padahal hal yang demikian tidak baik sebab  ketika mengalami stress maka sistem imun akan menurun.

Jadi usahakan kita tidak turut menyebarkan berita yang tidak jelas sumbernya. Beritakan hal yang positif. Misalnya memberikan cara meningkatkan sistem imun tubuh agar terhindar dari COVID-19. Tips selama kegiatan di rumah supaya tidak bosan. Dengan membaca berita yang positif maka orang tidak berada dalam ketakutan dan kekhawatiran. Sehingga orang akan tetap bisa berfikir jernih dalam menyikapi keadaan. Takut boleh tetapi tidak boleh berlebihan, sebab takut yang berlebihan justru akan menghilangkan kewaspadaan.

Selain menyebarkan berita mengenai hal yang positif kita juga bisa menyebarkan kebaikan melalui tulisan yang kita buat. Tulisan tersebut bisa kita tulis di media sosial kita atau juga di blog pribadi kita. Kita bisa menuliskan beragam tulisan mulai dari opini kita, tips memasak juga pengalaman pribadi saat menjalani kegiatan di rumah. Mungkin kita merasa tulisan kita tidak bagus atau kurang bermanfaat. Tetapi bisa jadi tulisan yang kita anggap tidak bagus ini bisa memberikan dampak positif bagi orang lain. Jadi jangan ragu untuk menulis karena berbagi kebaikan tidak hanya melalui materi, berbagi inspirasi melalui tulisan juga merupakan kebaikan.

3. Memasak untuk dibagikan
Ketika di rumah saja tentu saja kita banyak memiliki waktu luang. Jadi waktu luang yang kita miliki bisa digunakan untuk memasak makanan yang nantinya bisa dibagikan ke warga sekitar yang membutuhkan sebagai menu berbuka puasa. Kegiatan ini bisa membuat jadi pengisi waktu luang saat menunggu buka puasa. Selain itu masak di rumah bersama seluruh anggota keluarga membuat ikatan keluarga semakin erat. Untuk penyalurannya kita bisa minta petugas dari lihat RT untuk membagikan.

4. Membeli makanan secara online
Di media masa kita ketahui bahwa banyak orang yang terdampak ekonomi akibat COVID 19 ini. Salah satunya adalah ojek online. Sebelum wabah COVID-19 mereka banyak sekali mendapatkan order. Mulai dari mengangkut penumpang hingga jasa mengantar makanan. Namun kini, mereka mulai kesulitan untuk mendapatkan orderan. Sebab adanya himbauan untuk bekerja di rumah membuat ojol kehilangan banyak pelanggan. Bahkan saya pernah membaca ada ojol yang hanya dapat 10.000 rupiah perhari bahkan ada juga ojol yang terpaksa harus keluar dari kontrakan karena tidak punya uang untuk membayarnya.

Untuk meringankan beban mereka dan supaya mereka tetap mendapatkan penghasilan ada baiknya kita membeli makanan secara online. Hal ini juga cukup menguntungkan bagi kita sebab kita tidak perlu keluar rumah, cukup menunggu di rumah saja. Ketika kita memberi makanan ada baiknya kita juga membelikan makanan bagi pengantar makanan kita. Selain itu kita juga bisa memberikan tips buat mereka.

5. Belanja online
Belanja online saat ini bisa menjadi alternatif untuk belanja di tengah himbauan untuk tetap di rumah saja. Sebab belanja online mengurangi frekuensi kita untuk keluar rumah. Pelaku usaha banyak yang terdampak dari wabah ini. Mereka pendapatannya mulai menurun. Salah satu cara untuk bisa membantu pelaku industri usaha kecil dan menengah tetap bertahan adalah dengan belanja produknya. Kita bisa membeli produknya secara online. Dengan demikian makanan roda perekonomian tetap berputar sehingga pelaku industri usaha kecil dan menengah tetap mendapatkan pemasukan serta tetap bisa mengaji karyawannya.

6. Memberikan parsel
Biasanya kita akan saling berkunjung saat hari raya tiba. Tetapi kegiatan saling mengunjungi ini untuk sekarang tidak bisa kita lakukan. Nah, sebagian gantinya kita bisa mengirimkan parcel ke saudara kita. Parcel ini bisa kita jadikan sebagai simbol untuk mempererat jalinan silaturahmi meskipun tidak bisa bertemu secara langsung. Mungkin parcel yang kita kirimkan bisa berupa bahan-bahan sembako. Sehingga bahan tersebut bisa bermanfaat untuk kebutuhan harian saudara kita. 

7. Berbagi ilmu secara online
Sebagai mana yang telah kita ketahui ada banyak cara untuk berbagi salah satunya adalah berbagi ilmu. Di masa sekarang merupakan kesempatan yang sangat bagus bagi kita untuk membagikan ilmu yang kita miliki. Jika kita punya keahlian menulis kita bisa membuka kelas menulis online secara gratis. Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali sebab dengan banyak kegiatan maka rasa bosan selama di rumah akan teralihkan. 

Manfaat berbuat kebaikan
Berbuat bagi memang harus kita tanamkan sejak dini. Sebab berbuat baik merupakan sikap kepedulian dan juga bentuk kasih sayang terhadap sesama dan lingkungan sekitar. Selain bermanfaat bagi orang lain, berbuat bagi juga sangat bermanfaat bagi diri kita. 
Adapun manfaat dari berbuat kebaikan adalah sebagai berikut;

1. Membuat kita lebih bahagia
Ketika kita melakukan sebuah kebaikan tentu kita akan turut pula merasakan kebahagiaan. Melihat mereka yang tersenyum karena kebaikan yang kita berikan merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri. Kita sudah tidak asing lagi mendengar sebuah kalimat yang mengatakan bahwa kebahagiaan tidak pernah bisa dibeli. Tetapi dengan kebaikan kita mampu membeli kebahagiaan. Kebaikan dan kebahagiaan mempunyai hubungan yang berbanding lurus. Artinya semakin banyak kebaikan yang kita lakukan maka semakin banyak pula kebahagiaan yang kita dapatkan.

2. Membuat kita lebih sehat
Ketika kita melakukan kebaikan misalnya dengan memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan. Secara ilmiah hal ini mampu meningkatkan kerja serotonin, neurotransmiter yang sangat berperan terhadap kepuasan dan dan juga kenyamanan dalam diri kita. Selain itu berbuat kebaikan juga akan membantu otak melepaskan endorfin secara alami. Sehingga kita lebih bahagia, mood meningkat. Saat pikiran kita bahagia dan mood meningkat maka penyakit tidak mudah terserang penyakit. Sebab pikiran yang bahagia membuat orang dalam tubuh bekerja dengan lebih baik.

3. Menghilangkan stress
Ada banyak penyebab stress, banyak pekerjaan juga membuat orang mudah stress. Tidak hanya banyak pekerjaan, ketika kita di rumah saja seperti sekarang ini juga berpotensi menimbulkan stress. Sebab ruang gerak kita menjadi terbatas dan kita tidak bisa melakukan kegiatan jalan-jalam untuk merefresh pikiran kita. Untuk mengatasi hal tersebut kita bisa melakukan kebaikan yang bermanfaat bagi orang lain. Sebab ketika kita melakukan kebaikan untuk orang lain fokus terhadap permasalahan yang dihadapi jadi teralihkan. Sehingga perasaan menjadi lebih ringan dan lupa dengan tekanan ataupun kebosanan yang sedang dihadapi.

4. Menjadi lebih berarti
Sebuah studi yang dilakukan oleh Cambridge University, university of Plymouth dan university of California LA, mengungkap fakta bahwa ketika melihat seseorang membantu kesulitan orang lain. Maka hal tersebut akan memunculkan sebuah kesenangan. Sehingga tersebut ingin juga melakukan kebaikan yang sama. 
Tentu saja menjadi kebahagiaan tersendiri jika ada orang yang berbuat kebaikan karena terinspirasi dari kita. Kita akan akan merasa bahwa hidup kita menjadi lebih berarti. Selain itu dengan menginspirasi orang lain untuk berbuat kebaikan maka kita telah berperan serta untuk membantu keadaaan menjadi lebih baik.

5. Terhindar dari pengaruh negatif
Berbuat kebaikan adalah suatu perbuatan mulai yang memberikan pengaruh yang kuat buat diri kita. Selain membuat tubuh sehat berbuat baik juga melindungi kita dari pengaruh negatif. Ketika suka berbuat baik maka kita akan memandang segala sesuatu dari sudut pandang yang positif. Sehingga ketika mendapatkan masalah kita juga akan melihatnya dari sudut pandang positif pula. Dengan demikian kita akan menghadapi semua masalah dengan penuh semangat dan tidak merasa tertekan.

6. Mendatangkan kebaikan untuk kita
Ketika kita berbuat kebaikan untuk orang lain maka kebaikan tersebut juga akan kembali pada diri kita. Karena setiap kebaikan pasti akan mendatangkan kebaikan. Kebaikan tersebut akan kembali dalam diri kita melalui cara yang berbeda. Bisa jadi berupa nikmat kesehatan, kemudahan dalam menyelesaikan masalah ataupun kemudahan dalam melunasi hutang. Jadi jangan pernah ragu untuk berbagi kebaikan. Semakin banyak kebaikan yang kita lakukan maka semakin banyak pula kebaikan yang akan kita dapatkan.

7. Menghilangkan kecemasan
Ketika kita cemas pastinya perasaan kita akan tidak nyaman bahkan selera makan juga akan berkurang. Sebenarnya ada banyak cara untuk menghilangkan kecemasan. Misalnya berolahraga, Jalan-jalan ataupun minum obat. Tetapi sebenarnya kita memiliki cara yang mudah untuk menghilangkan kecemasan yaitu dengan berbuat kebaikan. 

Berbagi kebaikan tidak hanya memberikan manfaat bagi orang yang kita beri, tetapi juga mendatangkan kebahagiaan, ketenangan dan juga kenyamanan bagi kita. Mari kita terus tebarkan hal positif dari rumah. Bersama kita lawan korona dengan tetap di rumah saja. Meskipun terkadang muncul rasa bosan, namun dengan memiliki banyak kegiatan di rumah rasa bosan akan menghilang. Ada banyak kegiatan yang bisa kita lakukan, misalnya membersihkan rumah, memasak menu berbuka puasa, dan menulis diblog. Sehingga meskipun dirumah saja kita tetap bahagia dan produktif dalam berkarya. Usahakan untuk tidak keluar rumah jika tidak ada tugas dan tidak ada keperluan yang mendesak. Jika terpaksa keluar jangan lupa untuk menggunakan masker dan membawa hand sanitizer.

Harapan saya dan tentunya menjadi harapan semua orang adalah wabah pandemi COVID-19 ini segera berlalu. Semoga secepatnya ditemukan vaksin untuk mengobati penyakit Covid-19. Sehingga kehidupan kembali berjalan dengan normal dan perekonomian segera pulih. Kita bisa bekerja di kantor, anak-anak belajar di sekolah, masjid kembali di buka dan tentunya bisa mudik untuk bertemu dengan saudara yang sudah lama tidak berjumpa. 

Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Competition "Ceritaku Dari Rumah"  yang diselenggarakan oleh Ramadan Virtual Festival dari Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan

Selamat datang Januari, kaulah inspirasi


Januari, aku sangat bersyukur akhirnya aku bisa menjumpaimu lagi. Ada banyak resolusi yang akan aku wujudkan di tahun ini. Pertemuanku denganmu kali ini akan kujadikan hari yang istimewa. Kau adalah harapan dan semangat baru bagi mimpi-mimpiku yang terkubur di tahun lalu. 
Banyak hal yang harus aku syukuri saat aku bisa bertemu lagi denganmu Pertama karena akan bertambahnya usiaku. Kedua aku masih diberi kesempatan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan diri. Ketiga diberi kesempatan dan harapan untuk mewujudkan mimpi-mimpiku.

Setahun kemarin rasanya aku banyak membuang waktu sia-sia. Padahal waktu adalah harta  yang sangat berharga dan tidak bisa kita beli. Tahun kemarin terlalu banyak kelalaian yang aku lakukan. Aku membiarkan waktu berlalu begitu saja. 
Dalam Islam nikmat yang sering di lalaikan manusia adalah nikmat sehat dan waktu luang. Ternyata aku benar-benar melalaikan nikmat yang sungguh luar biasa tersebut. Waktu yanga aku miliki tiada guna berputar terus hingga tanpa ku sadari 365 hari terlewati tanpa ada perbaikan diri dan evaluasi. Duh betapa menyesalnya aku jika mengingat hal itu. Tapi aku tidak boleh terpuruk dalam penyesalan. Aku harus bangkit dari penyesalan seperti kata bijak “orang yang baik adalah orang yang pernah melakukan kesalahan dan kini ia memperbaikinya”. Dan aku ingin menjadi bagian dari orang itu. Bangkit dari keterpurukan dan kembali membangun impian-impian baru.
Kini Januari datang menyadarkanku akan kesalahanku ditahun lalu. Januari juga menyadarkanku akan berkurangnya jatah hidupku. Aku harus bisa memanfaatkan sisa umurku sebaik mungkin. Sebagaimana prinsip seorang muslim, orang yang beruntung adalah orang yang lebih baik dari hari kemarin. Berusaha menjadi lebih baik adalah salah satu resolusiku. Tahun ini aku harus bisa memanfaatkan waktu yang telah di karuniakan oleh sang pencipta. Terpakai atau tidak waktu akan tetap berjalan dan umur kita pasti berkurang. Oleh karenanya aku ingin memanfaatkan berkurangnya umurku untuk melakukan hal-hal yang baik, menjadi pribadi yang lebih baik dan bisa memberi manfaatnya bagi sesama. Sebagaimana hadis Nabi sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama. Aku tidak ingin umurku berkurang dalam kesia-siaan .

Disamping ingin memperbaiki diri ada beberapa hal yang ingin aku wujudkan dalam tahun ini. Diantaranya aku ingin membuka taman bacaan dan juga membuat karya sastra atau menulis buku. Sebenarnya mimpi untuk membuat taman bacaan ini sudah lama aku impikan tapi sampai detik ini mimpi tersebut masih menjadi mimpi dan belum terealisasi. Saat itu aku berfikir jika ketiadaan dana membuat mimpiku sulit terealisasi. Namun setelah aku renungkan ternyata ada banyak jalan untuk mewujudkan mimpi ini. Semisal mencari dana lewat donasi buku, apalagi sekarang banyak pegiat literasi yang menawarkan buku gratis bagi taman bacaan. Setelah aku evaluasi salah satu kelemahanku dalm mewujudkan mimpiku adalah kurangnya aksi. Aku terlalu pasif dan kurang aktif dalam mencari solusi dari permasalahan yang aku hadapi.

Selain karena kurangnya aksi aku juga masih bersahabat dengan si malas. Sering aku membiarkan diriku terjajah olehnya. Semisal mau mengerjakan tugas tunda dulu alasan capek atau tunda dulu besok masih ada hari. Ternyata kemalasan ini banyak sekali memberikan keburukan bagiku. Akhirnya pekerjaanku numpuk dalam akhir waktu yang bersamaan. Alhasil banyak hasil kerjaku yang kacau berantakan. Tugas besarku tahun ini adalah memerdekakan diri  dari rasa malas. Aku harus menjadi pribadi yang disiplin sehingga mimpiku bukan hanya sekedar mimpi  tapi  menjadi mimpi yang nyata.
Satu hal yang juga membuat resoluskui berguguran ditengah jalan adalah aku teralalu banyak membuat reolusi. Ternyata terlalu banyak resolusi membuat aku tidak fokus. Aku terlalu banyak memimpikan banyak hal tapi melihat kemampuanku. Kini aku juga menyadari salah satu hal penting dalam meraih mimpi adalah fokus. Tanpa adanya fokus mimpi kita akan sia-sia karena kita tidak memberikan prioritas terhadap mimpi kita. Sekarang aku tidak ingin muluk-muluk ingin begini ingin begitu. Sedikit resolusi akan sangat jauh lebih baik jika  dilakukan secara fokus daripada banyak resolusi tetapi difokus
Di tahun ini, setelah aku mengevaluasi kekuranganku di tahun kemarin. Aku mencoba untuk menambal kekurangan tersebut. Selain itu titik point yang harus aku tekankan adalah memastikan resolusi yang sudah aku tentukan tidak tewas seperti resolusiku yang tahun kemarin. Tahun ini aku harus bisa menjaga konsistensi semangat agar resolusi bisa terealisasikan. Aku tidak ingin catatan resolusiku hanya menjadi sebuah catatan yang berakhir di tong sampah atau tungku perapian.

Aku sadar ini memang tidak mudah. Tapi jauh lebih tidak mudah lagi jika aku tidak segera memulainya. Oleh karenanya aku harus segera memulainya meskipun itu bukan langkah besar. Karena aku yakin perubahan besar selalu di awali oleh perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Jadi tugas besarku ditahun ini selain menjadi pribadi yang lebaih baik dan bermanfaat aku juga harus bisa menjaga semangat dan konsistensi. Karena semangat dan konsistensi adalah dua hal yang saling berkaitan agar resolusiku sampai garis akhir. Ganbatte

Anak Negeri Kelola Migas, Bisa!



Negara Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam.  Salah satunya adalah migas.  Minyak bumi dan gas bumi adalah salah satu jenis sumber daya alam dari fosil yang sifatnya tidak dapat diperbaharui.  Oleh karenanya jika terus menerus dipakai energi fosil akan habis.  Maka dari itu penggunaan energi dari fosil harus dihemat selain itu juga kita harus mencari sumber energi alternatif penganti fosil. 

Pertamina adalah badan usaha milik negara yang bertugas untuk mengelola penambangan minyak bumi dan gas bumi di Indonesia. Industri pengolahan migas yang dilakukan oleh Pertamina terbagi menjadi dua tahap.  Pertama adalah sektor hulu migas dan yang kedua adalah sektor hilir migas.  Sektor hulu migas meliputi tahap eksplorasi dan tahap selanjutnya adalah tahap produksi. Kegiatan eksplorasi dimulai dari kegiatan survey untuk mencari sumber minyak bumi.  Jika ditemukan minyak bumi maka akan dilanjutkan ke tahap produksi. Sedangkan kegiatan sektor hilir meliputi kegiatan pengolahan, pemasaran dan distribusi.

Untuk pengelolaan migas di sektor hulu memang harus memerlukan tenaga yang ahli dan profesional.  Karena kegiatan sektor migas adalah kegiatan yang berat,  padat modal dan membutuhkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten dan ahli dibidangnya. Sejalan dengan pemenuhan tenaga kerja yang berkualitas disektor migas, telah berdiri STEM AKAMIGAS yang merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. STEM AKAMIGAS akan membekali peserta didiknya dengan keahlian untuk bekerja disektor pertambangan dan perminyakan. Sehingga tenaga kerja yang bekerja di Pertamina adalah orang-orang yang berkompetisi dan memiliki keahlian khusus dibidangnya. 

Sebagai pembuktian bahwa Pertamina adalah badan usaha yang sangat bersaing. Berikut ini adalah beberapa prestasi yang diperoleh oleh Pertamina. 

1. Di bidang komunikasi
Di tahun 2019 Pertamina menorehkan prestasi dalam kompetisi Publik Relations Indonesia Award (PRIA).  Dalam ajang ini Pertamina mendapatkan penghargaan tertinggi Platinum Award karena telah banyak mendapatkan penghargaan terbanyak dihampir semua jenis kategori PRIA 2019.

2. Mendapatkan penghargaan dari  Word Safety  Organization (WSO) 
Pada tanggal  17 September  2018 Pertamina melalui Pertamina Refinery Unit VI Balongan meraih penghargaan Word Safety Organization (WSO) dalam kategori safety concern company di Las Vegas Amerika Serikat. Penghargaan Word Safety  Organization (WSO) adalah penghargaan safety tingkat dunia. 
3. Pada tahun 2014 mendapat penghargaan di ajang Corporate Image Award

Dalam ajang corporate Image 2014 pertamina menempati posisi teratas dengan corporate image index  (CII) sebesar 2,881 dan diberi penghargaan sebagai Indonesia's Most Admirer Companies. Ini artinya Pertamina mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan terbaik kategori minyak dan gas. Corporate Image Award adalah kerjasama antara Frontier Consulting Group dan TEMPO.  Penentuan pemenang di setiap kategori industri didasarkan pada empat aspek penilaian survey yang meliputi quality,  performance, responsibility dan attractiviness. 

Selanjutnya pada tahun 2019 Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang  masuk dalam jajaran perusahaan Top 500 Fortune Global 2019. Peringkatnya berada di posisi 175, sebelumnya berada di posisi 253. Hal ini menunjukkan bawah Pertamina terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas. 

Dengan sumber daya alam yang berkualitas,  penguasaan teknologi dan  beragam  prestasi yang telah dicapai tersebut, sebagai anak negeri Pertamina memang layak dan bisa mengelola sumber daya alam yang terdapat di negeri ini.  Kehadiran Pertamina sebagai pengelola migas menegaskan akan hadirnya peran pemerintah dalam mengelola kekayaan alam negeri ini untuk kesejahteraan rakyat. Sebagaimana yang termaktub dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 3. Oleh karenanya mari kita dukung Pertamina untuk mengelola migas yang ada dibumi Pertiwi.  Sehingga potensi pendapatan negara meningkat dan ketahanan energi dalam negeri tetap terjaga.


Koperasi dan Generasi Milenial



Bagi kaum milenial dan masyarakat pada umumnya koperasi  dianggap sama dengan toko. Koperasi adalah tempat membeli barang-barang dan tidak ada hal yang menarik.  Pemahaman ini terjadi karena kurangnya sosialisasi mengenai fungsi dan peran dari koperasi.  Sehingga kaum milenial dan masyarakat tidak begitu memperhatikan keberadaan koperasi dan tidak tertarik untuk bergabung menjadi anggota koperasi. 

Penyebab koperasi kurang diminati masyarakat


Ada beberapa alasan yang menyebabkan koperasi kurang diminati oleh masyarakat.  


Pertama,  kurangnya pemahaman masyarakat tentang koperasi
Banyak yang menganggap koperasi adalah toko.  Padahal sebenarnya koperasi adalah sebuah badan usaha yang anggotanya akan mendapatkan bagi hasil dari keuntungan koperasi.  Hal ini karena adanya pembagian sisa hasil usaha (SHU) di setiap akhir tahun. Jadi hal inilah yang harus disosialisasikan,  bahwa dengan menjadi anggota koperasi mereka  akan memperoleh banyak keuntungan,  mulai dari harga yang lebih murah, kesempatan berwirausaha dan mendapatkan keuntungan setiap satu tahun sekali. Memang sebagai anggota koperasi ada beberapa iuran yang harus disetorkan.  Bagi yang tidak memahami tujuannya,  hal ini dianggap memberatkan sehingga banyak yang memilih menjadi konsumen saja daripada menjadi anggota.  Namun dengan penjelasan yang baik maka pemahaman ini akan berubah.  Bahwa sebenarnya iuran tersebut bukan untuk memberatkan anggota melainkan demi perkembangan koperasi yang hasilnya nanti akan dinikmati bersama. 

Kedua,  kurangnya pengelolaan dalam menajemen koperasi
Telah diketahui bersama,  sebenarnya ada banyak koperasi.  Tetapi sayangnya hanya beberapa koperasi saja yang benar-benar menerapkan manajemen koperasi.  Kurangnya kesadaran dari pengurus dan anggota untuk  memajukan koperasi menjadi salah satu faktor tidak berkembangnya koperasi. Seharusnya sebagai badan usaha bersama baik pengurus maupun anggota koperasi harus saling bekerja sama untuk memajukan koperasi. 

Peran generasi milenial untuk mensosialisasikan koperasi
Ibarat pepatah tidak kenal maka tak sayang.  Begitu pun dengan koperasi,  agar banyak orang lebih mengenal tentang koperasi maka harus ada sosialisasi yang masif mengenai fungsi dan manfaat koperasi.  Karena koperasi ini adalah salah satu pilar perekonomian bangsa.  Adapun tujuan koperasi diantaranya adalah meningkatkan kesejahteraan anggotanya dan masyarakat sekitar, turut membantu pemerintah mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur serta membangun tatanan perekonomian nasional. 

Saat ini generasi milenial memiliki tugas untuk mendekatkan koperasi kepada masyarakat luas. Kenapa kaum milenial? Karena kaum milenial saat ini memiliki kemampuan fisik yang prima dan kemampun akademik yang bagus. Sehingga memiliki kekuatan yang cukup mumpuni untuk melakukan tugas besar ini.
Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan kaum milenial untuk mendekatkan masyarakat dengan koperasi: 

Pertama,  melalukan seminar ke berbagai kampus
Dengan seminar dari kampus ke kampus ini diharapkan generasi muda lebih terbuka wawasannya terhadap keberadaan koperasi.  Sehingga nantinya lulusan dari kampus tersebut turut serta dalam mengembangkan koperasi yang ada didaerahnya atau juga bisa mendirikan koperasi yang berfungi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Kedua,  mengadakan kampanye-kampanye tentang manfaat koperasi 
Adapun kampanye yang bisa dilakukan adalah membuat tayangan melalu video Youtube mengenai koperasi.  Tentunya tayangan yang dibuat harusku kreatif dan menarik.  Sehingga bisa menimbulkan ketertarikan terhadap keberadaan koperasi. 

Ketiga,  melakukan sosialisasi melalui media sosial 
Saat ini salah satu promosi yang paling masif adalah melalui media sosial.  Banyaknya pengguna media sosial, maka ini akan memudahkan penyampaian pesan ke pada masyarakat luas. Oleh karena, alangkah lebih baik jika kaum milenial mensosialisasikan koperasi melalui berbagai media sosial.  

Keempat, membuat aplikasi digital tentang produk-produk koperasi
Agar tidak kalah bersaing dengan badan usaha lain kaum milenial harus menciptakan aplikasi digital tentang produk-produk koperasi.  Hal ini juga akan memudahkan orang untuk membeli barang-barang yang disediakan oleh koperasi.  Jadi orang tidak perlu datang ke koperasi,  tetapi bisa langsung memilih barang yang akan dibeli melalui aplikasi.  Selanjutnya barang tersebut akan dikirimkan oleh kurir. 

Kelima,  membuat produk yang menjad ciri khas dari koperasi

Membuat produk yang menjadiciri khas dari koperasi  merupakan salah satu cara untuk mengenalkan koperasi.  Sebagai contoh kita bisa mengambil kopi sebagai ciri khas produk  dari sebuah koperasi.  Jenis kopi beragam,  oleh karena koperasi harus bisa meracik kopi yang bisa menjadi ciri khas dari koperasi tersebut. Misalnya saja ketika mendengar kopi merek A maka ingatan masyarakat langsung tertuju kepada koperasi.  Ciri khas dari produk ini nantinya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi koperasi.  Sehingga nantinya masyarakat akan tertarik untuk membeli produk di koperasi.

Ke-enam,  turut serta memajukan koperasi di daerah sekitarnya  
Tidak dipungkiri dari sekian banyak koperasi, hanya sedikit yang  memiliki kualitas yang bagus dalam pengelolaannya. Salah satu sebab tidak berkualitasnya pengelolaan koperasi adalah kurangnya tenaga profesional yang mampu menggelola koperasi. Oleh karenanya,  tugas milenial adalah menjadi tenaga profesional untuk membenahi manajemen koperasi supaya kualitas pelayanan dan pengelolaan meningkat.  Dengan demikian koperasi akan bisa berkembang dan kesejahteraan dari pengurus dan anggotanya akan meningkat pula.

Itulah tadi beberapa hal yang bisa kaum milenial lakukan supaya koperasi menjadi lebih dekat dengan masyarakat.  Dengan sosialisasi masif yang dilakukan oleh generasi milenial. Maka akan tercipta citra baru, bahwa koperasi adalah badan usaha kekinian dengan produk-produk modern yang kualitasnya tidak kalah bersaing dengan produk dari badan usaha lain. Dengan demikian masyarakat tidak asing lagi dengan keberadaan koperasi dan tujuan koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi bangsa tercapai. 

Ayo generasi milenial,  saatnya beraksi mensosilaisakan peran dan fungsi koperasi.  Supaya masyarakat berbondong-bondong untuk menjadi anggota koperasi dan membeli produk-produk yang dijual oleh koperasi. 


Cara terbaik belajar menulis adalah menulis


Cara terbaik belajar menulis adalah menulis. Kata bijak ini memang benar adanya. Ketika kita ingin menguasai sebuah pekerjaan. Jalan terbaik yang harus ditempuh adalah melakukan pekerjaan tersebut. Misalnya saja keinginan untuk bisa menguasai ilmu menulis. Maka kita harus berani untuk memulai sebuah tulisan.

Dengan berani memulai membuat tulisan maka kita sudah mengawali sebuah langkah untuk bisa menulis. Tidak perlu takut salah untuk mulai menulis. Jika kita sering merasa takut tidak bisa menulis. Maka sampai kapanpun kita tidak bisa untuk menulis. Buanglah rasa takut tersebut dan mulailah menulis.

Selain itu jangan terlalu banyak berfikir, menulis sajalah. Terlalu banyak berpikir malah akan membuat keraguan dalam diri kita. Sehingga kita ragu pada kemampuan kita. Padahal hal terpenting untuk menguasai hal baru adalah rasa yakin dan percaya diri bahwa kita bisa. Demikian dengan menulis, yakinkan bahwa diri kita bisa menulis. Baru setelah kita bisa menulis. Selanjutnya kita berpikir agar tulisan kita bagus dan bisa memberikan manfaat bagi orang lain.

Pertama mengawalinya memang sulit. Tapi jika kita terus menerus melakukan. Maka hal tersebut akan menjadi kebiasaan kita. Jadikanlah kegiatan menulis sebagai candu. Dengan demikian kita akan selalu ketagihan untuk menulis. Dan kita tidak lagi kesulitan untuk membuat tulisan.

Jadi jangan pernah berharap kita bisa menulis jika kita tidak memulainya dengan  menulis.  Karena pada dasarnya keahlian menulis adalah keahlian yang harus terus diasah. Bukan kemampuan yang tiba-tiba bisa langsung dikuasai. Oleh karenanya, kita harus sabar dalam menjalani prosesnya. Jangan menyerah apalagi putus asa. Penulis terkenal pun butuh perjuangan yang panjang hingga karyanya bisa dikenal. Maka dari itu teruslah menulis dan menulis. Niscaya suatu hari karyamu bisa berjaya.

Sumber gambar : Pixabay.com